Tiga Tahun Jadi Gubernur, Pakar Sebut Anies Bawa Jakarta Bunuh Diri
Foto: CNN Indonesia

Tiga Tahun Jadi Gubernur, Pakar Sebut Anies Bawa Jakarta Bunuh Diri

Jumat, 16 Okt 2020 | 10:15 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Pengamat Tata Kota Nirwono Joga menilai  kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah memasuki tahun ketiga tidak membawa dampak baik. Hal tersebut diutarakannya dalam diskusi virtual bertajuk tiga tahun pemerintahan Anies Baswedan yang digelar Populi Center.

Menurut Nirwono, bahkan Anies membawa Jakarta dalam kondisi segera bunuh diri. Selama menjabat, Anies dianggap tak berhasil membenahi masalah mendasar di Jakarta seperti banjir dan kemacetan.

"Yang menjadi catatan saya, bahwa Jakarta secara umum tengah menuju ke bunuh diri ekologis. Kita biarkan banjir, kemacetan," ujar Nirwono, Kamis (15/10).

Kepemimpinan Anies juga diperparah dengan dengan kondisi pandemi virus corona, sehingga program prioritas untuk mengatasi macet dan banjir malah harus dipangkas untuk menanggulangi Covid-19.

Pemangkasan itu berdampak pada program penanganan masalah mendasar yang menjadi  terhambat. Akhirnya di sisa masa jabatannya, pekerjaan rumah (PR) Anies semakin menumpuk.

"Kan pandemi mau tidak mau ini akan membuat Jakarta menuju ke bunuh diri. Entah bunuh diri ekologis, faktor kesehatan. Ini yang harus menjadi tanda tanya besar menuju ke senja Jakarta," tuturnya.

Nirwono pun meminta Anies agar berpikir realistis melihat kondisi saat ini. Berbagai janji kampanye yang sudah ia sampaikan ke pendukungnya harus mulai dicoret.

"Apakah pada akhirnya dengan 2 tahun terakhir tadi, seluruh janji kampanyenya akan dipenuhi? dan perlu apa tidak? Kalau program yang nggak penting-penting amat, ya mohon maaf dan waktu 2 tahun ke depan baiknya dicoret," kata Nirwono.

Saat ini, lanut Nirwono, Anies memang harus fokus dalam penanganan pandemi virus corona. Namun setelah pandemi ini berakhir sudah terlihat masalah-masalah penting ibu kota seperti yang ada di kawasan padat penduduk.

"Karena di situ terkait bagaimana perbaikan kampung kumuh, bagaimana perbaikan sanitasi air bersih, perumahan yang sehat, kalau kita bicara soal menghentikan penyebaran Covid-19," pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...