Skip to main content

Tilep Polis dan Dana Asuransi, Tiga Kurator Pengadilan Digelandang Polisi

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigjen Pol. Agung Setya/Foto: Zool WNN
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigjen Pol. Agung Setya/Foto: Zool WNN

WinNetNews.com - Tiga kurator nakal tertangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri, Kamis (18/05/2017). Mereka adalah kurator pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Ketiganya digelandang aparat atas laporan para pemegang polis asuransi unit link yang dana investasinya diambil tersangka. Ada Rp 20 miliar dana yang dinikmati pelaku.

"Tiga tersangka tersebut bertindak sebagai kurator yang ditunjuk oleh hakim pengawas untuk melakukan kewajiban terhadap putusan kepailitan PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jiwa (BAJ) sejak Juni 2016," kata Direktur Tipideksus, Brigjen Pol. Agung Setya Jumat (19/05/2017).

Identitas tersangka yaitu RBP (57) yang beralamat di Duri Sawit, Jakarta Timur, LS (48) alamat di Kota Depok, dan GH (49) alamat di Malaka, Jakarta

Agung melanjutkan, kronologi tertangkapnya tiga kurator itu saat melaksanakan tugas sebagai mereka terhadap kepalititan PT. BAJ. Para tersangka lalu melakukan penyimpangan.

"Modusnya dengan sengaja secara melawan hukum telah memindahkan sebagian aset kepailitan milik PT. BAJ, yang punya total aset kurang lebih Rp. 1,1 Triliun, ke kantong mereka," sambung Agung.

Yang dipindahkan pelaku adalah unit link milik korban yang lalu mereka cairkan dan deposit korban juga dicairkan. Semuanya diambil untuk kepentingan pribadi para tersangka yang kini ditahan Bareskrim.

Perbuatan para tersangka bertentangan dengan tugas dan kewajiban selaku kurator sebagaimana diatur dalam UU nomor 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU dan UU nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian. Terhadap para tersangka di jerat sejumlah pasal. Mulai pidana penggelapan dan pencucian uang yang diatur dalam Pasal 372 KUHP dan Pasal 2,3 dan 4 UU nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

Penyidik juga men-junto-kan Pasal 55, 56 KUHP, Pasal 372 KUHP, dan Pasal 2, 3 dan 4 UU nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top