Tinta Cumi-Cumi Selain Bisa Dimasak juga Berguna untuk Kesehatan

Rusmanto
Rusmanto

Tinta Cumi-Cumi Selain Bisa Dimasak juga Berguna untuk Kesehatan ilustrasi
Winnetnews.com - Selama ini kita tahu kalau tinta cumi-cumi digunakan untuk perlindungan diri dari predator yang mengejarnya di lautan. Namun, tinta yang memiliki warna hitam pekat itu juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa kebudayaan di Mediterania dan juga Asia Timur banyak menggunakan tinta dari cumi-cumi untuk membuat makanan.

Seperti Apa Itu Tinta Cumi-Cumi?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tinta dari cumi-cumi digunakan untuk mekanisme pertahanan diri. Kalau hewan ini dikejar predator, tinta di dalam tubuhnya akan disemprotkan keluar dan membuat air menjadi keruh. Kondisi seperti ini membuat cumi-cumi jadi mudah sekali melarikan diri.

Cairan yang dikeluarkan oleh cumi-cumi dalam mempertahankan dirinya tidak hanya cairan berwarna hitam saja. Di dalam cairan itu mengandung cukup banyak komponen seperti enzim, melanin, polysaccharide, hormon catecholamines, logam seperti kadmium dan tembaga. Asam amino juga dikeluarkan dalam cairan berwarna hitam pekat ini.

Komponen yang memberikan warna hitam pada tinta cumi-cumi adalah melanin. Akibat warnanya yang hitam dan sangat pekat, sejak dahulu kalau cairan ini digunakan untuk tinta menulis, seni, dan juga bahan dari kosmetik serta pengobatan tradisional karena alami dan tidak  menggunakan logam khusus.

Seiring dengan berjalannya waktu, tinta dari cumi-cumi mulai banyak digunakan sebagai makanan. Tinta ini tidak hanya memberikan warna hitam yang unik saja. Rasa dari tinta juga cenderung asin secara alami karena cumi-cumi banyak menyerap air laut selama hidupnya dan beberapa partikelnya mengendap di tubuh.

Apa Reaksi Kamu?