Tips Agar Hari Pertama Kerja Kamu Bisa Mengesankan

Tips Agar Hari Pertama Kerja Kamu Bisa Mengesankan Sumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Adalah hal yang lumrah jika kita merasa grogi saat memasuki sebuah lingkungan baru, salah satunya lingkungan kantor. Dengan berbagai latar belakang karyawan, kita harus berhati-hati dalam bersikap pada hari pertama kerja. Hal ini harus kita perhatikan untuk memberikan kesan yang baik kepada atasan maupun kolega di kantor. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat kamu lakukan pada hari pertamamu bekerja.

Tunjukkan Sikap Positif

Hal pertama yang harus kamu lakukan pada hari pertama kerja adalah bersikap positif. Tunjukkan bahwa kamu senang berada di tempat yang baru, sehingga menular ke orang-orang di sekitarmu. Orang-orang akan menganggap kamu nyaman bergabung dalam tim tersebut.

Gunakan Pakaian yang Formal

Walaupun kantor barumu fleksibel dalam hal pakaian, usahakan untuk tetap formal terutama dalam hari pertama bekerja. Kamu bisa bertemu dengan siapa saja pada hari pertama tersebut, seperti bos besar maupun klien penting. Walaupun sebenarnya tidak masalah menggunakan pakaian yang agak santai, namun masih banyak orang yang menganggap bahwa mengenakan kaos untuk pergi bekerja memberikan kesan yang kurang profesional, kecuali bila memang budaya di kantor tersebut memiliki dress code baju kaos.

Tunjukkan Semangat Tim

Setelah resmi bergabung dalam tim, jangan bersikap pasif! Fokus pada pekerjaan yang sudah diberikan kepadamu, utarakan ide-ide yang ada di pikiranmu, serta jangan lupa untuk bersikap hormat terhadap rekan-rekan kerjamu. Kesan baik terhadapmu akan meningkat jika mereka melihat adanya semangat di dalam dirimu.

Ingatlah Nama Rekan-Rekan Kerja

Banyak orang memiliki memori yang buruk dalam mengingat nama seseorang, terutama pada hari-hari pertama kerja di tempat baru. Jika kamu tergolong dalam kelompok ini, jangan malu untuk mencatat nama mereka setelah berkenalan. Atau lebih mudah, jika kamu lupa nama seseorang ketika akan menyapanya, minta maaf dengan sopan dan tanyakan lagi nama mereka.

Jangan Malu Bertanya

Sebagai orang baru, tidak ada yang mengharapkan kamu akan bisa mengerjakan semua pekerjaan dengan baik pada awalnya. Tanyakan apa yang belum kamu mengerti, baik kepada rekan kerja maupun atasan. Hal ini lebih baik dibanding jika kamu mengerjakan sendiri tapi dengan hasil yang tidak sesuai, karena kamu malah hanya akan membuang waktu. Bertanya atau melakukan konfirmasi untuk memperoleh pengertian yang lebih akurat sangat penting, karena kamu harus memastikan agar hasil kerjamu sesuai dengan yang dibutuhkan.

Perbanyak Mencatat Pada Hari Pertama Kerja

Banyak sekali hal baru yang harus kamu tahu pada hari-hari pertama kerja, di antaranya tutorial, peraturan, dan nomor-nomor penting yang berkaitan dengan pekerjaanmu. Untuk menghindari pengulangan penjelasan tentang hal-hal tersebut, usahakan juga untuk mencatat apa yang dijelaskan oleh kolega, mentor atau atasanmu. Jika bertanya untuk memastikan hasil pekerjaanmu akurat adalah hal yang bagus, maka lain halnya dengan bertanya tentang hal-hal kecil apalagi jika sampai berulang kali. Bertanya tentang hal yang sama berulang kali mencerminkan adanya ketidakdisiplinan serta ketidakpedulian.

Berinisiatif untuk Hal yang Baik

Sebagai karyawan baru, biasanya kamu akan diberikan pekerjaan-pekerjaan yang mudah pada hari-hari pertama kerjamu. Selesaikan pekerjaan tersebut sesegera mungkin dengan baik, dan laporkan kepada atasanmu (memberikan update hanya kalau ditanya, bukanlah hal yang baik). Juga jangan ragu untuk apa yang bisa kamu bantu saat pekerjaanmu sudah selesai. Jika sudah mulai terbiasa dengan load yang ada, cobalah meminta pekerjaan yang lebih menuntut tanggung jawab lebih besar kepada atasan. Jika kamu lakukan hal-hal ini, kemungkinan besar kamu bisa lebih cepat dapatkan promosi.

Usahakan untuk Tinggal Lebih Lama di Kantor

Memang tidak ada dalam peraturan tertulis, tapi biasanya seorang karyawan baru disarankan untuk datang lebih pagi dan pulang lebih lama dibanding rekan kerja yang lain. Walaupun agak berat, tapi hal ini bisa memberikan kesan yang baik untukmu. Atau setidaknya, pulanglah berbarengan dengan rekan kerja yang lain.

Hindari Absen yang Tidak Penting

Jika tidak ada urusan yang benar-benar mendesak, hindari ketidakhadiran, baik izin maupun sakit, apalagi cuti untuk sekedar berlibur. Percayalah, ketidakhadiranmu akan memberikan kesan yang buruk di mata rekan-rekan kerja maupun atasan. Hal ini mungkin harus kamu pertahankan dalam beberapa bulan pertama di kantor yang baru.

Kurangi Urusan Pribadi Saat Jam Kerja

Jika kamu punya kesibukan lain, seperti berjualan online, atau menjadi penulis lepas, lakukan di luar jam kerja. Kalau sampai atasanmu tahu kamu mengerjakan kesibukan tersebut di kantor, pada jam kantor, apalagi dengan fasilitas kantor, sangat mungkin kamu akan dicap buruk oleh atasan. Saat di kantor fokuslah hanya pada tugas-tugas kantor. Apa yang ingin kamu lakukan setelah jam kerja, itu terserah kamu.

Berbaur Setelah Jam Pulang Kantor

Salah satu cara terbaik untuk berbaur dengan rekan kerja adalah bersosialisasi setelah jam kerja. Entah itu bermain basket, minum kopi bareng atau sekedar nonton bioskop, asal dilakukan beramai-ramai. Sebagai karyawan baru, jika mendapat ajakan untuk bergabung dengan mereka, jangan ragu untuk menerimanya.

Perbanyak Mendengarkan

Walaupun mungkin kamu tahu lebih banyak tentang bidang pekerjaan tersebut, tidak ada salahnya untuk banyak mendengar terlebih dahulu. Dengarkan penjelasan dari orang-orang yang lebih senior untuk memberikan penghargaan kepada mereka. Jika kamu terlihat sok tahu, karyawan lain, terutama yang lebih senior, mungkin akan memberikan pandangan negatif terhadap dirimu. Setelah mendengarkan dengan seksama, berilah tanggapan/masukan dengan cara yang positif sehingga orang lain merasa terbantu dan bukannya merasa buruk.

Pilih Seseorang Menjadi Mentor

Pilihlah seorang senior yang bisa kamu jadikan tempat bertanya, baik tentang pekerjaan, lingkungan kerja, atau bahkan politik kantor jika ada. Mintalah saran-saran untuk percepatan karirmu. Mentor tersebut tidak harus dengan karyawan di departemen yang sama, tergantung dengan pengetahuan atau keahlian apa yang ingin kamu serap darinya.

Organisasikan Pekerjaan dengan Baik

Atasan paling tidak senang jika ada pekerjaan yang tidak terselesaikan, apalagi jika alasannya lupa. Pastikan kamu tidak berada dalam posisi tersebut. Mulailah atur pekerjaan-pekerjaanmu, seperti rapat, proyek maupun tugas reguler, melalui Google Sheet atau Post-It jika kamu lebih suka cara manual. Dengan demikian, semua yang kamu kerjakan dapat terselesaikan dengan baik dan sesuai dengan tenggat waktunya.

Informasikan Kegiatanmu kepada Atasan

Apapun pekerjaan yang sedang kamu kerjakan, jangan lupa untuk menginformasikannya kepada atasanmu. Memberikan update status pekerjaan sekalipun belum selesai, akan membuat atasan serta rekan kerja terkait merasa bahwa kamu adalah orang yang dapat dipercaya serta dapat diandalkan. Ingat! Jangan pernah menjadi tipe karyawan yang jika ditanya baru memberikan update. Hari ini, sangat sulit mencari orang dengan attitude kerja yang baik, jadi pastikan kamu stand out dengan cara yang benar.

Memasuki kantor yang baru pada hari-hari pertama kerja mungkin memerlukan adaptasi yang ekstra keras untuk beberapa orang. Mau tidak mau, suka tidak suka, kamu harus menghadapinya. Hal termudah, jangan menganggapnya sebagai beban. Melainkan anggaplah itu sebuah kesempatan untuk meningkatkan diri. Tetap tenang, berpikiran terbuka, dekati rekan-rekan kerjamu dan lakukan pekerjaan dengan baik. Karir yang cemerlang akan menunggumu.