Tips Bagi Wanita Hamil yang Ingin Mudik

Rusmanto
Rusmanto

Tips Bagi Wanita Hamil yang Ingin Mudik ilustrasi
Winnetnews.com -  Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Perjalanan yang membutuhkan waktu berjam-jam akan sangat melelahkan ditambah masih menjalankan puasa. Ada banyak kondisi yang dimiliki oleh pemudik, ada yang sehat, mengalami gangguan kesehatan, dan mudik saat hamil.

Pada ibu hamil, mudik tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, mudik cukup berisiko karena bisa membuat kandungan mengalami gangguan dan mengancam janin dalam kandungan. Lantas bagaimana agar ibu hamil tetap mudik dengan aman? Selengkapnya simak tips di bawah ini.

Tips Mudik Saat Hamil agar Janin Aman

Bila Bunda ingin mudik dengan aman dalam kondisi hamil, coba lakukan beberapa hal di bawah ini dengan baik:

1. Pilih tujuan domestik

Mudik saat hamil ke kampung halaman yang berada di luar negeri cukup berisiko. Tetapi jika Anda ingin mudik ke luar kota atau domestik, Anda mungkin akan menghadapi ketidaknyaman dalam perjalanan.

Mudik yang lebih dekat akan mengurangi beberapa risiko, terutama kekhawatiran makanan dalam perjalanan yang terkontaminasi, air minum yang tidak aman dan perawatan medis asing (bila mengalami gangguna kehgamilan).

Selain itu, sebaiknya Bunda jauhi kota-kota dengan ketinggian. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa wanita hamil (terutama yang memiliki kehamilan rumit atau berisiko) jangan tidur di ketinggian lebih dari 12.000 kaki. Yang lebih penting daripada kemana Anda pergi adalah apa yang Anda lakukan ketika Anda sampai di kampung halaman.

Wanita hamil disarankan tetap aktif saat jauh dari rumah. Maksimalkanlah waktu Anda di kampung halaman dengan berjalan cepat, berenang yang berisiko rendah, atau yoga.

Namun, langkah yang terbaik adalah berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mudik.

2. Perhatikan umur kandungan

Sebelum melakukan mudik saat hamil, perhatikan kondisi dari kandungan sebelum memutuskan untuk berangkat. Mudik saat kehamilan atau melakukan perjalanan jauh kalau usia kandungan mencapai trimester kedua atau menginjak bulan ke-4 hingga ke-6.

Pada trimester kedua, ibu hamil tidak akan mengalami mual dan gangguan morning sick lainnya. Sementara itu pada wanita yang sudah memasuki trimester ketiga atau saat menginjak minggu ke-32, kandungan akan rawan sekali mengalami kontraksi sehingga mudik tidak disarankan kecuali diizinkan oleh dokter yang menangani.

3. Pilih moda tranportasi yang benar

Pilih moda transportasi yang benar sebelum memutuskan untuk mudik saat hamil. Kalau Anda memiliki kandungan yang kuat dan tidak berisiko mengalami keguguran, angkutan umum yang nyaman seperti bus malam dan kereta api cukup disarankan karena bisa membuat Anda tidak perlu kerepotan.

Tips ibu hamil saat mudik selanjutnya adalah kalau Anda ingin segera sampai ke rumah dengan selamat, bisa menggunakan pesawat terbang. Saat naik pesawat terbang, bawa surat izin jalan dari dokter kandungan agar bisa melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman agar bisa sampai kampung halaman dengan selamat.

4. Penuhi kebutuhan nutrisi

Ibu hamil tidak boleh telat makan atau mendapatkan nutrisi yang tidak seimbang. Ibu hamil harus memenuhi semua kebutuhan nutrisi harian karena tidak hanya ibu saja yang akan makan, tapi janin yang ada di dalam kandungan juga membutuhkan makanan untuk tumbuh dan berkembang.

Saat sedang mudik, selalu bawa bekal yang cukup mulai dari karbohidrat, protein, dan lemak. Makanan ini akan memberikan energi yang cukup sehingga ibu hamil tidak akan mengalami sakit atau kekurangan energi yang membuat mereka lemas selama melakukan mudik.

5. Membawa obat atau suplemen

Ibu hamil memiliki kondisi kesehatan tertentu mulai dari adanya sakit hingga gangguan berupa kurangnya nutrisi yang masuk. Dokter atau bidan bisanya memberikan obat untuk membuat para ibu hamil ini tetap sehat hingga akhirnya bisa melahirkan dengan lancar tepat pada bulan ke-9.

Mudik saat hamil, selalu bawa obat-obatan yang lengkap. Dengan membawa obat-obatan ini Anda tidak akan mengalami gangguan selama perjalanan. Bila obat dan suplemen diminum dengan lancar, perjalanan mudik yang Anda lakukan akan berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada gangguan.

Apa Reaksi Kamu?