Tips Membayar Hutang Walau Penghasilan Kecil

Tips Membayar Hutang Walau Penghasilan Kecil sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Kadang jika kita sedang kepepet soal keuangan dan pemasukan, pasti kita berujung dengan meminjam uang ke teman atau ke orang lain.

Apalagi jika sudah soal kebutuhan keluarga, kebutuhan kuliah atau kebutuhan karena sakit dan lain-lain.

Alhasil setiap bulan kita harus mencicil hutang yang telah kita pinjam tersebut.

Nah yang jadi masalah adalah jika kita harus membayar hutang disaat penghasilian kita masih rendah.

Berikut ini tips membayar hutang walau penghasilan kecil.

1. Mengurangi biaya hidup

Jika sedang ada hutang, otomatis kita harus mengurangi biaya hidup kita dari yang biasa kita keluarkan, jangan pernah paksakan yang akhirnya akan berhujung pada hutang yang tak terbayar atau meminjam lagi ke orang lain

2. Mencari penghasilan sampingan

Ketika kita menyadari bahwa pendapatan yang kita terima tidak besar, salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah mencari penghasilan sampingan di luar. Bisa dengan bekerja malam atau dengan membuka usaha kecil-kecilan. Untuk membuka usaha, modalnya bisa dengan cara meminjam atau menabung sedikit demi sedikit, selama kamu niat menjalankannya demi masa depan yang lebih baik

3. Menjaga dana darurat

Tidak peduli seberapa besar keinginan untuk membayar hutang, jangan abaikan pentingnya menjaga dana darurat.

Jika Anda seorang karyawan yang bergaji stabil, dana darurat Anda setidaknya harus setara dengan tiga bulan pengeluaran.

Sedangkan jika gaji Anda tidak menentu, dana darurat harus setara dengan 6 bulan pengeluaran. 

Lalu mengapa kita tidak gunakan dana darurat saja untuk membayar daripada tidak terpakai?

Keadaan tak terduga seperti sakit atau PHK justru akan menjerumuskan Anda pada hutang lagi apabila tidak punya dana darurat.

4. Tinggalkan utang berbunga tinggi

Secara khusus kita harus menghindari hutang berbunga tinggi seperti utang kartu kredit.

Tidak mampu melunasi utang jenis ini dengan cepat dapat menyebabkan mereka bertambah jumlahnya pada kecepatan yang mengkhawatirkan.

Kemudian jika hutang tersebut tidak mampu dikendalikan, orang akan bangkrut.