Tips Mengatasi Putus Cinta

Tips Mengatasi Putus Cinta

Temukan sisi positif menjadi single

Anda mulai pulih dari patah hati? Bagus! Menurut Jules, "Saatnya mengucapkan `ya` pada semua kesempatan yang menghampiri Anda."

Anda perlu merengkuh kesendirian Anda. Saatnya Anda berdandan dan keluar bersama teman-teman perempuan Anda. Ini tak hanya membuat Anda merasa lebih baik, tapi juga membawa Anda ke tempat dan waktu yang tepat untuk bertemu orang baru. Bersenang-senanglah!

Hindari bertemu mantan

"Satu-satunya cara melupakan seseorang adalah mencoba menjalani hidup dengan normal tanpa terus-menerus mengingat mereka," kata Jules. Menjalani hari dengan mengingat hubungan yang kandas hanya akan membangunkan kenangan.

Langkah ini mungkin berefek sementara, tapi membersihkan semua hal yang membuat Anda terkenang mantan adalah hal yang baik. Dengan menyingkirkan semua hal yang berkaitan dengan mantan akan membuat Anda bisa berpikir lebih jernih.

Menghapus nomor telepon hingga menyingkirkannya sebagai teman di Facebook dan mengenyahkan alamat emailnya juga boleh dilakukan.

Tetap terhubung dengan media sosial mantan adalah siksaan di abad 21. Anda bisa menghabiskan sepanjang waktu melihat fotonya bersama kekasih baru. Tidak menyenangkan bukan? Karenanya hapus saja, ini akan menghemat waktu dan energi Anda. Percayalah.

Jangan siksa diri Anda

Proses putus yang tak baik seringkali membuat Anda tak benar-benar paham apa yang terjadi. Bahkan jika mantan Anda mengungkapkan penyebab kandasnya hubungan Anda, Anda akan tetap berpikir, "Ya, tapi apa yang sebenarnya terjadi?".

Terkadang memang sulit menerima kenyataan, tapi menurut Jules hal paling buruk yang bisa Anda lakukan adalah membuang waktu mencari tahu apa yang menyebabkan hubungan berakhir.

Jangan berandai-andai tentang skenario alternatif `jika saja Anda bersikap lebih baik`, atau terjaga hingga larut malam bertanya-tanya bagaimana caranya memperbaiki hubungan. Terkadang lebih baik menerima jika memang hubungan itu sudah berakhir dan move on. Temukan hal lain dan fokuskan energi Anda pada hal itu, seperti bertemu teman atau mencoba bertemu orang baru.

Ingat untuk bersabar

Langsung berbaur dan mencari tambatan hati yang baru mungkin berhasil untuk sebagian orang. Tapi tak salah juga jika Anda memilih untuk memberi jeda.

Tak ada hitungan waktu yang pasti kapan Anda bisa pulih dari hubungan sebelumnya. Masing-masing orang memiliki waktu dan cara yang berbeda. Jadi Jules menyarankan untuk, "Abaikan teman-teman dan saran mereka, pastikan Anda move on dengan cara sendiri."

Anda berhak untuk menentukan apa yang terbaik untuk diri Anda.

Jangan tahan emosi Anda

Saat putus cinta, biasanya Anda berusaha keras untuk meyakinkan diri bahwa Anda baik-baik saja. Itu tidak berhasil. Putus cinta itu tak enak jadi tak perlu berpura-pura tak terluka.

"Perasaan marah, sedih, kehilangan, dan duka adalah normal. Jadi ketimbang menganiaya diri menahan hal itu, hal yang paling baik adalah mengakuinya," jelas Jules.

Berusaha menyimpan semuanya di dalam hati adalah solusi jangka pendek. Ini sama seperti mengisi balon dengan terlalu banyak udara, akan segera meledak.

Jadi jangan takut mengeluarkan emosi Anda. Menangislah sesukanya. Bahkan berteriak jika perlu. Menangis histeris adalah cara yang baik melepas emosi setelah putus. Ini tidak membuat Anda lemah, melainkan memanusiakan Anda.