Tips Menghadapi dan Memahami Anak yang Miliki Sifat Perfeksionis
ilustrasi

Tips Menghadapi dan Memahami Anak yang Miliki Sifat Perfeksionis

Jumat, 10 Jul 2020 | 06:30 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Banyak yang mengartikan perfeksionis sebagai hal baik, yang mana membuat orangtua merasa tak perlu takut anak gagal karena mereka sudah memiliki kesadaran sendiri untuk terus melakukan yang terbaik. Namun, sikap perfeksionis pada anak ternyata juga dapat berakibat buruk.

Mengapa anak bisa menjadi perfeksionis?

image0

Menurut studi yang pernah dilakukan oleh psikolog Hewitt dan Flett, perfeksionis terdiri dari tiga jenis yang juga disebabkan oleh alasan yang berbeda-beda. Ketiganya adalah perfeksionis yang berorientasikan diri sendiri, perfeksionis yang berorientasikan orang lain, dan perfeksionis karena dorongan lingkungan sekitar.

Pada perfeksionis yang berorientasi diri sendiri, anak menanamkan pikiran bahwa ia harus menjadi sesempurna mungkin. Untuk itulah ia memasang standar yang sangat tinggi untuk dirinya sendiri. Ia pun akan berusaha untuk tidak melakukan kesalahan saat mengerjakan sesuatu.

Anak-anak yang mengalami hal ini biasanya terdorong oleh perasaan takut gagal. Ada juga semacam dorongan yang membuat mereka harus membuktikan pada orang lain bahwa mereka adalah anak yang cerdas.

Pada perfeksionis yang berorientasikan orang lain, anak memiliki standar yang tinggi untuk orang-orang di sekelilingnya. Tindakan ini juga erat kaitannya dengan kecenderungan anak untuk menghakimi dan kritis terhadap kinerja orang lain.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...