Tips Simpan Sambal saat Bulan Puasa Biar Awet!
ti[s menyimpan sambal yang awet saat bulan puasa / foto: istimewa

Tips Simpan Sambal saat Bulan Puasa Biar Awet!

Jumat, 26 Mei 2017 | 11:09 | kontributor

winnetnews.com - sambal merupakan makanan favorit hampir semua orang Indonesia. Banyak yang bilang kalau makan seperti kurang lengkap. Sambal yang dibuat dengan cara yang benar bisa disimpang dalam waktu hingga 2 minggu. Apalagi pada saat bulan puasa. Menyimpan stok sambal sangat bermanfaat untuk memudahkan kita dalam memasak.

Lalu bagaimana caranya agar membuat sambal bisa disimpan dalam waktu yang lama? Berikut ini tipsnya!

Buat sambal dari bahan-bahan yang segar

Jenis sambal berbeda-beda, ada sambal bajak hingga sambal terasi. Untuk membuat sambal terasi diperlukan beberapa bahan seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, terasi serta gula merah sedangkan untuk sambal bajak diperlukan cabai merah, terasi, tomat, lengkuas, serai hingga daun salam. Sebelum dihaluskan, pastikan semua bahannya segar tidak ada yang busuk agar sambal yang dibuat bisa bertahan lama.

Perhatikan tempat dan alat masak untuk membuat sambal

Cek terlebih dahulu alat memasak dan tempat penyimpanan. Misalnya, ulekan, blender ataupun pisau. Pastikan semua alat sudah bersih dan kering. Karena sisa makanan atau kotoran yang ada di alat tersebut dapat menjadi media tumbuhnya jamur sehingga dapat membahayakan kesehatan.

Masak bahan-bahan untuk membuat sambal sebelum diolah

Sebelum mulai dihaluskan, kamu bisa menggoreng atau mengukus cabai dan bawang terlebih dahulu. Setelah dihaluskan, kamu juga dapat menumisnya dengan sedikit minyak dan masak hingga benar-benar matang dengan api sedang.

pastikan tempat penyimpanan benar-benar tertutup

Pastikan wadah stoples sudah bersih dan kering. Untuk memastikan wadahnya steril, kamu bisa merebus stoples kaca hingga mendidih. Setelah sambal dingin dan wadah kering, kamu dapat memasukkan sambal dalam wadah tertutup.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...