Tjahjo Kumolo Sedih Karena Hal Ini
Sumber : Istimewa

Tjahjo Kumolo Sedih Karena Hal Ini

Rabu, 25 Apr 2018 | 20:05 | Oky

Winnetnews.com - Mendagri, Tjahjo Kumolo, mengaku sedih dengan banyaknya kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dirinya menceritakan bahwa banyak kepala daerah yang menjadi kenalannya terciduk oleh OTT KPK.

"Saya cukup sedih, suatu hari sahabat saya seorang gubernur menandatangani pakta integritas dihadapan Ketua KPK tapi ternyata sahabat saya tersebut terkena OTT oleh KPK," ujar Tjahjo saat pembekalan kepala daerah di Aula Raja Inal, Kantor Pemprov Sumut, Medan, Sumatera Utara, Selasa (24/4/2018).

Meski tidak menyebut nama secara langsung, Tjahjo juga menyinggung penetapan tersangka terhadap Gubernur Jambi, Zumi Zola. Dirinya yakin Zumi Zola adalah orang yang baik, namun tidak bisa menjaga komitmen.

"Selanjutnya ada Gubernur yang sudah berpengalaman menjadi Bupati bahwa orang tuanya merupakan Gubernur dua periode. Menurut saya hal beliau adalah orang baik tapi ternyata beliau tetap belum bisa menjaga komitmennya dan bisa disetir oleh legislatif sehingga bru saja beliau menjadi tahanan KPK," ungkap Tjahjo.

Tjahjo menegaskan kepada para calon kepala daerah untuk berfikir visioner dan tidak berfikir jangka pendek untuk mencoba melakukan korupsi.

"Kepada para calon  jangan pernah berpikir hanya menjadi kepala daerah satu periode, tapi hrus punya mimpi yang besar serta semangat membangun," tegas Tjahjo.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama dengan KPU, Bawaslu dan Kemendagri memberikan pembekalan terhadap para calon kepala daerah di Sumatera Utara.

Pembekalan tersebut dilakukan di Aula Raja Inal, Kantor Pemprov Sumut. Pada kesempatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua KPU Sumatera Utara Mulia Banurea, Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan, dan Gubernur Sumatera Utara Teuku Erry Nuradi.

Acara tersebut dilakukan untuk mewujudkan Pilkada berintegritas, KPK melaksanakan pembekalan kepada para pasangan calon kepala daerah. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...