TNI AD Ungkap Peredaran Pupuk Oplosan

TNI AD Ungkap Peredaran Pupuk Oplosan

Selasa, 26 Jan 2016 | 16:31 | Liani
WinNetNews.com - Korem 031 Wira Bima Riau menangkap penjual pupuk oplosan dengan barang bukti 8 ton. Akibat pupuk oplosan itu, petani padi gagal panen.

Demikian disampaikan, Danrem 031 Wira Bima Brigjen Nurendi dalam jumpa pers, Selasa (26/1/2016) di Pekanbaru. Nurendi menjelaskan, penangkapan dilakukan akhir pekan lalu di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau.

"Dalam penangkapan ini diamankan agen pupuk oplosan inisial R dengan 8 ton pupuk palsu. Selain itu satu unit truk untuk angkutan pupuk palsu turut diamankan," kata Nurendi.

Nurendi menceritakan, awalnya Danramil Minas, Kapten (Inf) Poltak Girsang menerima pengaduan petani terkait gagal panen padi. Petani menduga, gagalnya panen karena pupuk oplosan.

"Dari sanalah, Danramil Minas menelusuri soal peredaran pupuk palsu ini. Setelah mendapat info akan masuknya pupuk, lantas dilacak. Dari sana tersangka R selaku sopir ditangkap saat membawa pupuknya. Setelah diperiksa memang oplosan," kata Nurendi.

Hasil pemeriksaan, R mengaku kerap memasukkan pupuk oplosan dari Payakumbuh, Sumatera Barat dijual ke Kabupaten Siak, Riau. Imbas dari pupuk oplosan, para petani padi gagal panen.

"Pelaku R hari ini kita serahkan ke Polda Riau untuk dilakukan pengembangan," tutup Nurendi.

Dilansir dari laman detik

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...