Toilet DPRD Kota Tangsel Berlumut, PSI Kecewa
Sumber: Tribun Jakarta

Toilet DPRD Kota Tangsel Berlumut, PSI Kecewa

Senin, 10 Feb 2020 | 12:30 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Salah satu proyek pembangunan bernilai hingga ratusan miliar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi sorotan publik pasca sebuah foto viral yang menampilkan toilet Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel berlumut.

Sebelum Gedung DPRD Kota Tangsel ini dibangun beberapa tahun lalu, TribunJakarta.com melaporkan pembangunan Gedung DPRD Kota Tangsel ini sempat mangkrak dan menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setempat.

Kini, gedung wakil rakyat Tangsel ini kembali menuai kritikan pedas dari salah satu fraksi partai di DPRD Kota Tangsel.

Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Kota Tangsel, Aji Bromokusumo lantang menyuarakan persoalan kualitas fasilitas yang dibangun Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel ini.

Ia kecewa, gedung yang belum setahun ditempati, sudah mengalami kerusakan di sana-sini.

"Bocor merata di seluruh penjuru gedung yang jelas terlihat ketika hujan lebat, ember penampung bocor terlihat di mana-mana. Plafon yang menghitam berjamur, menghijau berlumut menghiasi tiap lantai," bebernya seperti dikutip TribunJakarta.com, Minggu (9/2/2020).

"Anak tangga yang tidak rapi dan renggang dari tembok nampak jelas. Toilet pria yang akhirnya ditutup dan ditempel tulisan rusak memang paling parah; mampet, lumutan dan berbelatung, seperti nampak dalam foto berikut," lanjutnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangsel ini juga ingin menelusuri lebih jauh hal teknis dari mulai desain awal hingga pengawasannya.

"Dengan anggaran sangat fantastis sampai Rp200 miliar kualitasnya mejadi sebuah pertanyaan," ujarnya.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyebut kondisi Gedung DPRD Kota Tangsel yang sekarang merupakan tanggung jawab Sekretariat Daerah (Setda).

"Ya sekarang pemeliharaannya itu sudah ada di sekretariat ya. Ya nanti dibersihkan di pemeliharaan," ujar Benyamin di Ciputat, Minggu (9/2/2020).

Menurut Benyamin, kewajiban pengembang sudah selesai setelah gedung rampung dan diserahterimakan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...