Tok! Resmi Perluasan Gage di 25 Titik, Tak Berlaku untuk Motor

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Tok! Resmi Perluasan Gage di 25 Titik, Tak Berlaku untuk Motor Sistem ganjil-genap (gage) diperluas hingga menyasar 25 titik ruas jalan di ibu kota. (Foto: Media Indonesia)

Winnetnews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menyatakan perluasan ganjil-genap (gage) menyasar di 25 titik ruas jalan ibu kota. Perluasan gage ini bakal diberlakukan Senin (9/9/2019).

"Masa sosialisasi sudah dimulai sejak 7 Agustus 2019 hingga 8 September 2019," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Sayfrin Liputo saat konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Dilansir dari laman Kompas.com, Syafrin menjabarkan, dari 25 ruas jalan tersebut ada sejumlah jalur baru dan sisanya merupakan ruas yang sudah diberlakukan sebelumnya. 

Tidak hanya itu, Syafrin juga menjelaskan bila ganjil genap akan diberlakukan juga pada tiap ruas atau simpang jalan menuju gerbang tol. Tidak seperti sekarang yang masih dibebaskan. 

"Jika sebelumnya ada sembilan ruas jalan yang menerapkan ganjil genap, saat ini kita tambah menjadi 25 ruas jalan. Pelaksanan di jalan koridor ganjil genap itu di dalam on-off ramp tol tidak lagi diberikan pengecualian. Jadi pada saat kendaraan bermotor dari luar area menuju pintu tol yang ada ganjil genap tetap dikenakan," kata Syafrin. 

Sementara untuk waktu penerapan ganjil genap masih tetap seperti saat ini. Namun ada revisi penambahan waktu pada sore hari yang semula dari pukul 16.00 WIB sampai 20.00 WIB, kini berlaku hingga pukul 21.00 WIB.

Ruas jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap, terdiri dari : 

  • Jalan Pintu Besar Selatan
  • Jalan Gajah Mada
  • Jalan Hayam Wuruk
  • Jalan Majapahit
  • Jalan Sisingamangaraja
  • Jalan Panglima Polim
  • Jalan RS Fatmawati (mulai dari Jalan Ketimun 1 menuju Jalan TB Simatupang)
  • Jalan Suryopranoto
  • Jalan Balikpapan
  • Jalan Kyai Caringin
  • Jalan Tomang Raya
  • Jalan Pramuka
  • Jalan Salemba Raya
  • Jalan Kramat Raya
  • Jalan Senen Raya
  • Jalan Gunung Sahari
  • Jalan Medan Merdeka Barat
  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Jenderal S. Parman (mulai dari ujung simpang Jalan Tomang Raya menuju Jalan KS Tubun)
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan Jenderal MT Haryono
  • Jalan HR Rasuna Said
  • Jalan DI Panjaitan
  • Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan menuju simpang Jalan Bekasi Timur Raya)

Seperti dikutip Detik.com, Dishub DKI Jakarta juga mengkaji pemberlakuan aturan ganjil-genap untuk motor. Hasilnya, motor tetap bebas melintas tanpa kena ganjil-genap.

"Untuk sepeda motor tidak diberlakukan ganjil-genap," tandas Syafrin.

Apa Reaksi Kamu?