(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tol Trans Sumatera Dipercepat

Rusmanto
Rusmanto

Tol Trans Sumatera Dipercepat
WinNetNews.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tidak hanya menaruh perhatian pada pembangunan jalan tol di Jawa. Pembangunan jalan tol di luar Jawa tak luput dari pengawasan.

Adalah jaringan jalan tol Trans Sumatera yang juga terus dikebut pekerjaannya. Total jaringan jalan tol Trans Sumatera direncanakan mencapai 2.048 kilometer (km), yang terdiri dari 17 ruas jalan tol menyusuri pantai timur Sumatera menghubungkan Bakauheni hingga Aceh.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga tercatat rutin memantau proyek ini. Dia ingin proyek ini segera terwujud.

Estimasi kebutuhan dana mencapai Rp 22,53 triliun, untuk pembebasan tanah seluruh ruas jalan tol yang ditargetkan memiliki lebar hingga 60 meter. Biaya konstruksi secara keseluruhan mencapai Rp 144 triliun, dan biaya investasi sekitar Rp 273 triliun.

Dari total 17 ruas tersebut, pemerintah memberikan prioritas kepada 8 ruas selama 5 tahun, atau 2014-2019, yang pekerjaannya dipercayakan lewat penugasan ke BUMN konstruksi, yaitu PT Hutama Karya.

Adapun 8 ruas tol prioritas Trans Sumatera tersebut memiliki panjang 666,5 km, meliputi Medan-Binjai sepanjang 17 km , Palembang-Indralaya sepanjang 24,5 km, Pekanbaru–Dumai sepanjang 135 km , dan ruas Bakauheni–Terbanggi Besar sepanjang 155 km.

Berikutnya adalah jalan tol Terbangi Besar-Pematang Panggang sepanjang 100 km, Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 85 km, Palembang-Tanjung Api-api sepanjang 90 km, dam Tebing Tinggi-Kisaran sepanjang 60 km.

Seluruhnya terus menunjukkan perkembangan, bahkan, satu ruas tol Trans Sumatera bisa dijajal saat musim mudik Lebaran tahun ini. Ruas tol itu adalah Bakauheni-Terbanggi Besar.

"Ada sekitar 16,18 km akan kita buka fungsional di ruas Jalan Tol Bakauheni Terbanggi-Besar," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna belum lama ini.

Jalan yang akan dibuka secara fungsional alias darurat akan terbagi di 2 lokasi. Pertama, sepanjang 3,99 km dari Lematang-Kota Baru. Kedua, sepanjang 12,09 km dari Branti menuju Metro.

Menurut data BPJT Kementerian PUPR, ruas jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km telah mencapai perkembangan pembebasan lahan hingga 18,02% atau sekitar 25,23 km.

Kegiatan konstruksi yang dilakukan pada paket 1 telah mencapai 1,16%, paket 2 mencapai 3,53%, Paket 3 dan 4 dalam persiapan konstruksi sembari menunggu kesiapan lahan.

disadur dari situs detik news

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});