Tolak Bertemu Jokowi, BEM Seluruh Indonesia: Lakukan Secara Terbuka Agar Masyarakat Bisa Dengar
Foto: Liputan6

Tolak Bertemu Jokowi, BEM Seluruh Indonesia: Lakukan Secara Terbuka Agar Masyarakat Bisa Dengar

Jumat, 27 Sep 2019 | 10:00 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh Indonesia dikabarkan menolak pertemuan dengan Presiden Jokowi di Instana Kepresidenan Jakarta pada hari ini, Jumat (27/09). Penolakan ini didasari oleh adanya keinginan mahasiswa untuk mengadakan pertemuan secara terbuka agar bisa dilihat dan didengar oleh masyarakat.

“Kami ingin pertemuan diadakan secara terbuka dan bisa ditonton dan didengar oleh seluruh masyarakat Indonesia melalui kanal televisi nasional,” ucap Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia Muhammad Nurdiansyah, dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (27/09).

Nurdiansyah mengungkapkan bahwa tidak ada gunanya mengadakan pertemuan karena tuntutan dan aspirasi mahasiswa telah disampaikan secara ‘gamblang’ melalui aksi dan media. Para mahasiswa tidak ingin pertemuan dan negosiasi, namun sikap tegas Jokowi merespon segala bentuk tuntutan dan protes.

Nurdiasyah juga berujar jika penolakan ajakan pertemuan tersebut karena berkaca dari peristiwa empat tahun lalu di Istana, yang justru membuat gerakan mahasiswa terpecah-pecah.

Menurut berbagai sumber yang ada, sebelumnya Presiden Jokowi mengundang seluruh perwakilan mahasiswa, terutama yang tergabung dalam BEM untuk bertemu di Instana Kepresidenan Jakarta.

Undangan pertemuan ini dimaksudkan Jokowi untuk mengharagi aksi demo mahasiswa yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk Gedung DPR/MPR. Menurut Jokowi, bentuk unjuk rasa merupakan cara mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan bisa dikategotikan sebagai bentuk demokrasi di Indonesia.

“Hanya saja jangan sampai merusak fasilitas umum. Jangan juga menjurus ke anrkisme dan merugikan banyak orang,” kata Jokowi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...