Tolak Wacana Presiden 3 Periode, PKS: Gagal Atasi Covid-19 Kok Dikasih Bonus
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid

Tolak Wacana Presiden 3 Periode, PKS: Gagal Atasi Covid-19 Kok Dikasih Bonus

Rabu, 23 Jun 2021 | 10:06 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menegaskan partainya menolak wacana presiden tiga periode yang dalam beberapa waktu terakhir kerap digaungkan.

"Kami mengingatkan jangan sampai Covid-19 ditunggangi untuk alasan memperpanjang masa jabatan. Karena itu sangat tak etis. Karena orang lagi susah, malah ditambah gaduh, galau, usulan yang tak sesuai konstitusi," kata Hidayat dikutip dari Tempo, Rabu (23/6).

Menurutnya, masa jabatan tiga peruide hanya akan membuat gaduh. Pasalnya, tidak ada negara lain yang memanfaatkan pandemi untuk mengubah aturan memperpanjang masa jabatan pemimpin negara.

"Amerika Serikat tetap ganti Presiden, Iran tetap ganti Presiden, New Zealand tetap pemilihan umum dan dimenangkan inkumben. Kok Indonesia ingin mengistimewakan diri, dengan gagal mengatasi Covid-19, kok malah dikasih bonus (ingin diperpanjang)," kata Hidayat.

Hidayat memastikan PKS tegas menolak wacana presiden tiga periode karena taat pada konstitusi. Ia mengatakan amandemen Undang-Undang pertama yang dilakukan MPR adalah membatasi masa jabatan Presiden, bukan malah memperpanjangnya. "Itu alasan utama dulu ada reformasi, yaitu membatasi masa jabatan Presiden," kata Hidayat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...