Total Korban Wafat Insiden Mina Lebih dari 1.107 Orang

Total Korban Wafat  Insiden Mina Lebih dari 1.107 Orang

Makkah, WInGamers - Terkait dengan jumlah korban insiden Mina 204 yang masih simpang siur, diprediksikan ada lebih dari 1.107 orang yang menjadi korban insiden Mina 204 Kamis, 24 September 2015 lalu. Sebab menurut Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat masih ada kontainer/trailer tempat penyimpanan jenazah yang belum dibuka.

Sementara itu, otoritas Arab Saudi menyebutkan bahwa jumlah korban tewas dalam insiden Mina 204 tidak mencapai 1000 orang. Disebutkan dalam BBC oleh Otoritas negara Nigeria bahwa sebanyak 1.075 korban tewas yang dibawa ke kamar mayat di Jeddah.

Salah seorang pejabat Nigeria asal Kano, Abba Yakubu menyebutkan ada 1.075 jenazah yang telah diturunkan dari 10 truk lalu kemudian dibawa ke kamar mayat. Namun, pernyataan tersebut bertentangan dengan informasi korban tewas yang dirilis oleh Otoritas Arab Saudi, yakni 769 orang.

Selain itu, otoritas negara-negara lain menyebutkan bahwa mereka telah mengirim foto-foto korban di Mina 204 yang terdiri dari 1090 jenazah. Namun, otoritas Arab Saudi mengatakan bahwa foto-foto tersebut termasuk juga jenazah jemaah haji yang tidak dikenali yang meninggal pada masa haji, bukan hanya korban insiden di Mina 204.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Mayjen Mansour al Turki juga mengatakan kepada Associated Press, sejumlah warga negara asing yang tinggal di Arab Saudi juga melaksanakan ibadah haji tanpa melalui prosedur.

Selain otoritas negara Indonesia, Nigeria, dan sejumlah negara lain yang menyatakan bahwa korban tewas dalam insiden di Mina 204 mencapai lebih dari 1000 orang, otoritas negara Pakistan juga membenarkan pernyataan tersebut.

Pemerintah Indonesia menyimpulkan bahwa jumlah foto yang telah dirilis, yakni 1.107 adalah foto-foto korban insiden Mina 204.

"Kami melihat berdasarkan rilis foto yang ada di Muaishim. Di sana tidak ada keterangan ini bukan berasal dari tragedi Mina, Kami menyimpulkan itu adalah foto-foto korban Mina," kata Arsyad." Ungkap Arsyad Hidayat di Makkah, Rabu (30/9).