Tottenham Hotspur: Determinasi, Mental Juara, dan Tangis Pochettino

Daniel
Daniel

Tottenham Hotspur: Determinasi, Mental Juara, dan Tangis Pochettino Mauricio Pochettino (Foto: Getty Images)

Winnetnews.com - Mungkin sejak awal tidak ada yang menyangka Tottenham Hotspur bisa melaju ke babak final Liga Champions, terlebih mereka tertinggal 0-1 di leg pertama melawan Ajax Amsterdam. Bahkan pada babak pertama leg kedua, keyakinan teresebut semakin menjadi setelah mereka tertinggal dua gol dari Matthijs de Ligt dan Hakim Zayech.

Namun mentalitas Spurs patut diacungi jempol. Mauricio Pochettino memang merupakan motivator ulung yang mampu mengubah mindset para pemainnya selepas turun minum. Alhasil tiga gol dari Lucas Moura – semuanya dicetak di babak kedua – berhasil membalikkan keadaan.

Determinasi pasukan Pochettino terlihat di gol kedua. Tekanan yang dilakukan para pemain saat kemelut di depan gawang Ajax membuat pemain tuan rumah melakukan blunder yang berbuah gol untuk Spurs lewat sepakan kaki kiri Moura.

Perjalanan Tottenham Hotspur ke Babak Final

  • Babak 16 Besar - vs. Borussia Dortmund agregat 4-0
  • Babak Perempatfinal - vs. Manchester City agregat 4-4 (unggul agresivitas gol tandang)
  • Babak Semifinal - vs. Ajax Amsterdam agregat 3-3 (unggul agresivitas gol tandang)   

Bisa melaju ke babak final Liga Champions untuk kali pertama dalam sejarah membuat Pochettino terharu dan meneteskan air mata usai laga. “Sangat sulit untuk mendeskripsikan perasaan saya dan emosi saya,” katanya seusai laga.

“Saya rasa ini adalah malam terpenting dalam hidup saya. Tidak mungkin hidup tanpa emosi yang bisa diberikan oleh sepak bola. Saya memikirkan banyak hal saat ini, namun yang saya ingin katakan adalah selamat untuk para pemain,” lanjut Pochettino.

Capaian Spurs bisa melaju ke babak final menjadi catatan sejarah tersendiri untuk klub. Sebab, final Liga Champions tahun ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah klub.

Melajunya Spurs ke babak puncak membuat final Liga Champions tahun ini dikuasai oleh tim Inggris. Sebelumnya Liverpool sudah lebih dulu memastikan tiket babak final setelah melakukan comeback fenomenal melawan Barcelona. Laga final Spurs melawan Liverpool yang bakal berlangsung pada 2 Juni 2019 merupakan All-English final kedua dalam sejarah Liga Champions setelah pertama kali terjadi pada 2008 di mana Manchester United menghadapi Chelsea saat itu.

“Bisa membawa tim ini ke babak final Liga Champions saya rasa bisa dikatakan sebuah keajaiban. Tidak ada yang percaya kami bisa melakukannya sejak awal musim,” tukas Pochettino.

Apa Reaksi Kamu?