TPIA tarik pinjaman sindikasi US$ 264 juta

Rusmanto
Jumat, 07 Agustus 2015 14:14 WIB
Oleh Rusmanto pada Jumat, 07 Agustus 2015 14:14 WIB
Image TPIA tarik pinjaman sindikasi US$ 264 juta

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) sudah hampir menggunakan seluruh dana pinjaman berjangka senilai US$ 265 juta. Dalam laporan keuangan semester I-2015, perseroan telah melakukan penarikan kelima atas pinjaman berjangka senilai US$ 8 juta.

Pinjaman berjangka yang dimaksud adalah pinjaman yang diperoleh TPIA pada tahun 2013 dari beberapa kreditur seperti Bangkok Bank Public Company Limited, Indonesia Eximbank. DBS Bank Ltd, dan Deutsche Bank AG Singapura.

Fasilitas pinjaman ini digunakan untuk membiayai proyek ekspansi kapasitas pabrik ethylene. Hingga Juni, perkembangan pembangunan proyek naphta cracker itu sudah mencapai 83% dari target.

Rencananya, fasilitas naptha cracker yang baru akan beroperasi pada Desember 2015. Beroperasinya fasilitas ini akan meningkatkan produksi Ethylene hingga 43% dari saat ini sebesar 600 KTA (Kilo Ton per Anum) menjadi 860 KTA.

Begitu pula produksi propylene bakal meningkat dari 320 KTA menjadi 470 KTA, Py-Gas meningkat dari 280 KTA menjadi 400 KTA serta Mixed C4 meningkat dari 220 KTA menjadi 315 KTA.

Tahun ini TPIA menganggarkan belanja modal sebesar US$ 200 juta untuk pengembangan kapasitas. Anak usaha Barito Pasific ini juga tengah mengkaji pinjaman baru senilai US$ 100 juta untuk melakukan refinancing utang jatuh tempo. Perseroan sudah mendapat persetujuan penjaminan aset pada Juni lalu.

Sampai akhir Juni tahun ini, total utang bank jangka panjang perseroan mencapai US$ 428,7 juta. Jumlah liabilitasnya mencapai 984,7 juta. Sementara total ekuitasnya mencapai US$ 895,2 juta.

Pada periode itu, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar US$ 799,8 juta. Jumlah itu turun 38% year on year (yoy). Namun, laba bersihnya naik menjadi US$ 30 juta dari sebelumnya US$ 6,5 juta karena ada keuntungan dari penjualan aset. (jk)

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Agar Tidur Anda Lebih Nyenyek, Yuk Ikuti 5 Tips Ini

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.