Tragedi Brussels: Banyak Orang Tergeletak Bersimbah Darah

Tragedi Brussels: Banyak Orang Tergeletak Bersimbah Darah

Rabu, 23 Mar 2016 | 06:38 | Rusmanto
WinNetNews.com - Sedikitnya 35 Orang tewas saat bom bunuh diri meledak di Bandara Brussels dan di stasiun kereta bawah tanah. Saksi mata mengisahkan peristiwa saat bom bunuh diri terjadi.

Diberitakan AFP, Rabu (23/3/2016), beberapa saksi mengatakan korban-korban terbaring di dalam genangan darah yang berada di lantai saat ledakan terjadi. Para calon penumpang lainnya berhamburan karena keadaan menjadi panik, serta asap yang menyelimuti bandara hingga membumbung ke atas bangunan.

"Seorang pria berteriak dalam beberapa kata menggunakan bahasa arah dan saya mendengar ledakan besar," ujar saksi mata Alphonse Lyoura.

"Banyak orang yang kehilangan anggota tubuh. Satu orang kehilangan kedua kaki dan ada seorang polisi dengan kondisi kaki yang benar-benar hancur," tambahnya.

Sementara itu, di stasiun Maalbeek, para tenaga medis berusaha memasuki komuter lain dan wajah-wajah mereka dipenuhi darah dan raungan sirine ambulans yang terus berbunyi. Akibat serangan di Brussels, semua penerbangan dibatalkan untuk hari ini, termasuk perjalanan kereta bawah tanah, trem dan bus wisata ditutup. Eurostar membatalkan kereta yang menghubungkan Brussels dengan Paris dan London.

Jumlah korban tewas dalam insiden mematikan ini menjadi 35 orang, dengan 200 orang lainnya luka-luka. "Kita mengkhawatirkan serangan teroris dan inilah yang sekarang terjadi," ucap PM Belgia Charles Michel.

Dalam pernyataannya, PM Michel menyebut serangkaian ledakan di Brussels sebagai hari kelam bagi negara tersebut. "Ini hari tragedi, hari kelam!" ujar Michel.

disadur dari situs detik news

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...