Trauma Usai Pasangan Selingkuh? Ini Cara Atasinya
ilustrasi

Trauma Usai Pasangan Selingkuh? Ini Cara Atasinya

Sabtu, 15 Feb 2020 | 07:01 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Tidak ada hubungan asmara yang sempurna. Setiap pasangan mungkin pernah menghadapi berbagai macam masalah, termasuk perselingkuhan. Ketika pasangan Anda memutuskan untuk tidak lagi setia pada komitmen yang pernah dibuat, sakit hati dan trauma pun tak dapat dihindari. Lalu, adakah cara untuk menghilangkan trauma setelah diselingkuhi pasangan?

Perubahan yang terjadi setelah diselingkuhi pasangan

image0

Perselingkuhan mungkin merupakan mimpi buruk yang ditakuti oleh hampir setiap orang. Tidak ada satu orang pun yang ingin merasakan pengkhianatan oleh seseorang yang dicintai dan dipercaya.

Mendapati pasangan berselingkuh padahal Anda sudah memberikan kepercayaan penuh, tentu akan berdampak besar pada rasa percaya Anda, baik pada pasangan maupun diri sendiri.

Diselingkuhi oleh pasangan juga membuat Anda merasa tidak berharga. Anda mungkin akan diselimuti berbagai pertanyaan, misalnya apakah pasangan tidak pernah mencintai Anda sejak awal, atau apakah Anda memang tidak pantas untuk dicintai.

Seluruh pikiran dan emosi negatif yang Anda alami tersebut akan menumpuk dan berpotensi memicu stres. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Anda dapat mengalami trauma atau post-traumatic stress disorder.

Dilansir dari Psychology Today, gejala-gejala yang dirasakan saat trauma diselingkuhi serupa dengan gejala-gejala PTSD, seperti:

  • Emosi menjadi tidak stabil
  • Dihantui pikiran-pikiran mengganggu secara berulang
  • Mati rasa, namun terkadang emosi meledak-ledak di lain waktu
  • Menyalahkan orang lain atau diri sendiri, sebagai cara mengembalikan harga diri
  • Disorientasi dan kebingungan

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...