Tren Diabetes Tipe 2 di Kalangan Anak Muda
Ilustrasi: MomJunction

Tren Diabetes Tipe 2 di Kalangan Anak Muda

Sabtu, 2 Nov 2019 | 12:45 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Masih banyak masyarakat Indonesia yang berasumsi bahwa diabetes merupakan penyakit orang tua. Diabetes Tipe 2 merupakan jenis diabetes umum dan banyak dijumpai pada orang-orang lanjut usia. Namun seiring perubahan pola hidup yang semakin tidak sehat, jenis diabetes ini tidak hanya diidap oleh golongan tua, namun juga para muda-mudi Indonesia.

International Diabetes Foundation mengatakan bahwa maraknya fenomena diabetes pada kaum muda disebabkan oleh pola makan buruk dan minimnya aktivitas fisik. Selain itu, adanya prevalensi obesitas yang semakin meningkat juga disebut erat kaitannya dengan kasus diabetes tipe dua pagi para penderita muda. Kasus diabeters seperti ini ternyata banyak ditemukan di Indonesia.

Melansir dari Detik Health, berdasarkan Data Riset Kesehatan Indonesia tahun 2018, sekitar 1 dari 25 orang yang berusia 25-34 tahun dan 1 dari 12 orang berusia 35-44 tahun di Indonesia sudah menderita diabetes.

Diabetes Management bahkan menyebut jika kasus diabetes muda ini sangat mengkhawatrikan karena berkaitan dengan masalah kesehatan serius akibat lamanya durasi terpapar kadar gula darah tinggi dan kondisi sindrom metabolik lainnya.

Beberapa data juga mengatakan bahwa diabetes di usia muda lebih mengkhawatirkan dengan resiko komplikasi yang lebih besar. Komplikasi juga bisa terjadi lebih awal, termasuk kerusakan ginjal dan penyakit jantung, yang kemudian meningkatkan resiko kematian di usia muda.

Bagaiman mengatasi munculnya diabetes muda?

Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi diabetes ini adalah dengan menjalani pola hidup sehat. Pola hidup sehat harus dilaksanakan sedini mungkin. Kamu bisa melakukan kombinasi makanan sehat dan rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari guna menjaha berat badan dalam kisaran normal.

International Diabetes Foundation menyarankan untuk mengonsumsi buah dan sayur segar setiap hari, memperbanyak konsumsi bijian utuh, memilih sumber lemak sehat dan bagian daging tanpa lemak, serta membatasi minuman manis yang tinggi gula.

Kementerian Kesehatan Indonesia pun menyarankan beberapa tindakan untuk mencegah diabetes dini dengan melakuka pembatasan konsumsi gula sebanyak maksimal 50 gram per hari atau setara dengan empat sendok makan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...