Tren Kematian di Dunia Tahun Ini, Bernama Selfie

Tren Kematian di Dunia Tahun Ini, Bernama Selfie

Sabtu, 6 Agt 2016 | 15:34 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Selfie menjadi tren kematian tahun ini di dunia. Sebuah data menunjukkan jumlah orang yang tewas akibat serangan hiu di seluruh dunia untuk pertama kalinya disusul dengan jumlah tewas akibat selfie (swafoto). Tak lama lagi, ada kemungkinan seseorang akan tewas karena melakukan selfie dengan hiu sebelum akhirnya dicaplok si predator.

Jumlah korban akibat kenarsisan fatal tersebut terus bertambah. Pada bulan lalu, sedikitnya 15 kematian terjadi terkait selfie di seluruh dunia. Tercatat, India menjadi negara yang memiliki paling banyak korban, karena hampir setiap hari kematian konyol akibat swafoto itu terjadi.

Negara kedua setelah India adalah Filipina. Bahkan dua ibu kota dari negara itu, yaitu Taguig dan Makati dijuluki sebagai ibu kota selfie karena di situlah tren baru tersebut marak terjadi. Ironisnya, kebanyakan korban dari budaya yang dapat menghilangkan nyawa itu merupakan pelajar.

Di Inggris, sebenarnya jumlah kematian akibat selfie telah menurun. Meskipun begitu, ada satu tempat wisata yang berisiko tinggi memicu kematian turis akibat swafoto. Seven Sisters, di Sussex adalah sebuah hamparan tebing bergelombang dengan puncak berada pada ketinggian 300 kaki (91,4 m).

Dilansir Daily Mail, Jumat (5/8), tempat wisata yang terletak di antara New Haven dan Beachy Head itu telah menjadi begitu populer karena banyak orang datang untuk berburu selife. Posisi paling favorit untuk berswafoto di kawasan ini adalah wisatawan yang duduk di bibir tebing dengan kaki teruntai ke bawah. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...