Tren Sedot Lemak Ala Salmafina Sunan Booming, Pakar Kesehatan Ingatkan Tiga Hal Ini

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Tren Sedot Lemak Ala Salmafina Sunan Booming, Pakar Kesehatan Ingatkan Tiga Hal Ini Salmafina Sunan (foto: Liputan6)

Winnetnews.com - Salmafina Sunan baru-baru ini menuliskan di Instagram pribadinya tentang prosedur sedot lemak (liposuction) yang dijalaninya. Warganet di media sosial lantas memberikan beragam reaksi penasaran atas proses yang dijalaninya.

Melansir dari Detik Health, menurut penuturan ahli bedah plastik Dr. dr. Fonny Josh SpBP-RE(K), sedot lemak bukan prosedur yang awam di mata masyarakat zaman sekarang. Namun Fonny mengatakan jika terdapat beberapa pertimbangan sebelum melakukan prosedur sedot lemak.

“Adanya pertimbangan ini bisa memberi informasi kepada dokter terkait seberapa banyak lemak yang bisa diambil. Nanti si empu badan bisa tahu apakah gambaran dokter bisa sesuai dengan yang diharapkan,” ungkap Fonny, dikutip dari Detik Health.

Berikut ini adalah tiga pertimbangan dokter kepada pasien sebelum melakukan operasi sedot lemak:

Elastisitas kulit pasien

Pasien muda biasanya memiliki kontur kulit yang lebih baik. Pasien dengan jenis kulit ini bisa lebih cepat pulih setelah menjalani operasi yang melukai kulit usai operasi. Berbeda halnya dengan kulit wanita paruhbaya yang memiliki kulit menggelambir. Untuk jenis kulit seperti ini, dokter akan menyarankan prosedur lain seperti tummy tuck. Prosedur ini bisa memperbaiki tumpulan ibu selain sedot lemak.

Pinch test

Tes ini dilakukan dengan mencubit kulit pasien di daerah yang akan disedot lemaknya. Tes ini berfungsi untuk membantu dokter mengetahui jumlah lemak yang harus disedot. Fonny menjelaskan jika prosedur sedot lemak harus benar-benar memperhatikan jumlah lemak dalam kulit. Terlalu banyak atau terlalu sedikit akan mengakibatkan kulit terlihat berkerut.

Kondisi pasien

Hal ini bisa diartikan sebagai bagain tubuh mana yang lemaknya akan disedot. Misal jika di bagian lengan terlalu besar. Namun harus diketahui terlebih dahulu penyebab lengan besar itu memang karena lemak atau otot yang besar. Jika memang lemak, baru boleh dilakukan operasi sedot lemak.

Apa Reaksi Kamu?