Trik Baru ISIS Sebar Teror: Sapi Bom Bunuh Diri

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Trik Baru ISIS Sebar Teror: Sapi Bom Bunuh Diri Foto: trekearth.com/Pradip

Winnetnews.com - ISIS rupanya tak kehabisan akal untuk terus menyebar ketakutan di seluruh dunia demi ambisinya menguasai kembali sebagian wilayah Irak setelah sempat alami kekalahan. Meski sekarang kekurangan anggota untuk melakukan teror bom bunuh diri, mereka memutar otak yakni menggunakan sapi sebagai media pembom bunuh diri.

Trik baru ISIS ini mulai tercium berdasarkan keterangan penduduk Al Islah di Irak. Dalam laporan New York Times pada 4 September 2019, penduduk al Islah menyaksikan pemandangan aneh, melihat dua sapi terpasang bom bunuh diri di sisi utara desa. Demikian keterangan dari Kolonel Ghalib Al Atyia, juru bicara kepolisian Provinsi Diyala.

Sapi-sapi itu berkeliaran di pinggiran pemukiman, saat hewan itu mulai dekat dengan rumah-rumah, bom itu diledakkan dari jarak jauh, sapi meregang nyawa, rumah sekitar pun rusak karenanya. Tetapi ini tidak membahayakan siapa pun.

Kolonel menilai serangan itu merupakan isyarat yang disampaikan ISIS bahwa anggotanya berkurang tajam setelah empat tahun bertarung melawan pasukan keamanan Irak yang disokong pasukan khusus Amerika. ISIS mulai menggunakan metode tak biasa karena mereka sudah kekurangan sumber daya manusia.

Strategi ini tergolong aneh menurut orang-orang Irak, sebab sapi sebenarnya sungguh dihargai karena daging dan susu. Seekor sapi dapat dengan mudah dibeli dengan USD 1200 (Rp17 juta) atau lebih, tak satu pun orang di sana yang pernah melihat sapi dijadikan alat bom bunuh diri.

“Sapi-sapi itu disumbangkan ISIS oleh desa-desa yang dianggap ramah terhadap perlawanan mereka,” kata pejabat keamanan di Komando Polisi Diyala, seperti dilansir New York Times.

Lebih lanjut Kolonel Al Atyia menggambarkan serangan itu sebagai pertanda bahwa masih ada kelompok ISIS di wilayah itu. Memasang bom ke tubuh sapi lalu mengirimnya ke desa berarti operasi ISIS cukup dekat untuk melepaskan sapi di dekat pintu masuknya tanpa tertangkap dan mampu memantau cukup dekat dalam meledakkan bom bunuh diri.

 

Apa Reaksi Kamu?