Trik untuk Hindari Penumpang Gelap di Koneksi WiFi

Trik untuk Hindari Penumpang Gelap di Koneksi WiFi ilustrasi

WinNetNews.com - Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan pengguna. Tiap titik di lokasi publik sampai perangkat mobile pengguna tertanam koneksi WiFi. Dari kafe, kantor sampai smartphone pengguna terdapat koneksi WiFi. Koneksi internet ini beredar di mana-mana. 

Dengan maraknya koneksi WiFi, ada potensi orang lain dengan sembrono menumpang akses WiFi tanpa seizin pemilik akses WiFi. Kalau sudah demikian, masalah jadi runyam. Kamu yang bayar paket internetnya, tetapi orang lain asyik menikmatinya. 

Sebenarnya, ada beberapa hal untuk mengidentifikasi ada orang lain yang memakai WiFi kamu. Lantas, jika terjadi hal demikian, apa yang harus dilakukan?

Laman Gadgets Now, dikutip Rabu 19 September 2018, memberikan beberapa langkah dan tips untuk keluar dari masalah ini.

Berikut, bagaimana mengidentifikasi orang lain mencuri atau menggunakan akses WiFi kamu: 

Koneksi melambat

Kalau hal ini terjadi bisa diduga ada orang lain yang memakai WiFi kamu. Memang koneksi lambat bisa disebabkan beberapa hal, misalnya masalah layanan provider, area sekitar kami terhalang dinding atau bangunan yang menyebabkan akses tak maksimal. Kemungkinan lain, karena ada orang lain yang asyik memakai koneksi WiFi kami. Ya wajar, biasanya misalnya dipakai sendirian sekarang ada yang pakai, jadi lah melambat. 

Kenali penyusup

Tiap perangkat yang terhubung dengan koneksi WiFi kamu pasti ada identitasnya. Dalam penggunaan router, daftar perangkat yang terkoneksi bisa terlihat dalam pengaturan router. 

Nah, jika kamu menemukan ada beberapa nama asing atau acak di jaringan WiFi, segera lakukan penyesuaian. Sebab, terbuka kemungkinan, nama acak dan asing itu adalah penyusup yang memanfaatkan koneksi WiFi kamu. 

Kamu bisa mengetahui penumpang gelap WiFi ini dengan memeriksa jumlah perangkat yang terhubung dan mencari tahu mana akses yang tak dikenali. 

Nah, kalau sudah tahu ada penyusup atau penumpang gelap yang memanfaatkan WiFi kamu, sebaiknya kamu lakukan beberapa langkah seperti berikut ini: 

Pastikan password kuat

Pastikan WiFi Protected Access (WPA2) di router kamu sudah dilindungi dengan kata sandi yang kuat dan kompleks. Untuk password yang bagus, sebaiknya sesuatu yang sekompleks mungkin dan pastikan kamu ingat kata sandi tersebut. 

Ubah login router

Sebagian besar router tersedia dengan dua alamat IP yakni 192.168.1.1 atau 192.168.2.1. Alamat ini bisa diakses dari browser apapun. 

Nah, yang perlu diketahui, sebagian besar produsen router memakai kata-kata seperti 'root' atau 'admin' sebagai log in dan kata sandi. 

Maka konfigurasi ini membuat penumpang gelap dengan mudah masuk ke pengaturan router kamu. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya segera ubah informasi log in router, jangan pakai kata-kata umum seperti 'admin' dan sebagainya. 

Sembunyikan SSID

Cara lebih efektif mengamankan jaringan WiFi kamu adalah sembunyikan Service Set Identifier (SSID) dari router. Langkah ini memastikan SSID tak cuma muncul pada jaringan yang bisa terhubung. Untuk menyembunyikan SSID ini perlu dilakukan secara manual pada pengaturan router pengguna. 

Pakai software pemantau internet

Jika cara sebelumnya dirasakan belum memantapkan kamu, cara ini bisa dilakukan untuk mengamankan jaringan WiFi kamu. Ada beberapa software yang bisa dipakai misalnya AirSnare. 

Solusi ini akan memberi alert ke kamu saat ada perangkat asing yang terdeteksi masuk ke jaringan WiFi kamu. (vivacoid)