Tulisan Haris Azhar Buat Soliditas Kepolisian Melemah

Tulisan Haris Azhar Buat Soliditas Kepolisian Melemah

Rabu, 10 Agt 2016 | 15:09 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Tulisan Koordinator Kontras Haris Azhar yang dipublikasikan berdasarkan wawancara dengan terpidana mati Freddi Budiman, membuat Kepolisian Republik Indonesia menjadi sedikit kurang harmonis. Pasalnya, di tengah perang terhadap narkoba, Polri diisukan dengan oknum yang terlibat dengan peredaran narkoba.

"Karena institusi kita kan sedang berupaya memberantas dan perang terhadap narkoba. Dengan adanya hal ini (tulisan Haris Azhar), membuat soliditas kami melemah," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafly Amar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Mantan Kapolda Banten ini menambahkan, tulisan Haris tersebut bisa membuat anggota kepolisian saling curiga satu sama lain.

"Bisa membuat internal kepolisian jadi goyah dan saling curiga," ungkapnya.

Boy mengaku, upaya pemberantasan narkoba di Indonesia, akan sulit dilakukan tanpa adanya soliditas antar aparat kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, Haris menulis "Cerita Busuk dari Seorang Bandit: Kesaksian bertemu Freddy Budiman di Lapas Nusa Kambangan (2014)".

Pada tulisan yang telah menyebar luas melalui media sosial itu, terpidana mati Freddy mengaku memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia untuk melancarkan bisnis haramnya di Tanah Air.

"Dalam hitungan saya selama beberapa tahun kerja menyelundupkan narkoba, saya sudah memberi uang Rp450 miliar ke BNN. Saya sudah kasih Rp90 miliar ke pejabat tertentu di Mabes Polri. Bahkan saya menggunakan fasilitas mobil TNI bintang dua," kata Freddy dalam tulisan Haris seperti dikutip dari laman Facebook Kontras.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...