Tuntutan Buruh Saat Peringatan Hari Buruh
ilustrasi

Tuntutan Buruh Saat Peringatan Hari Buruh

Minggu, 30 Apr 2017 | 19:14 | Rusmanto

WinNetNews.com - Sebanyak 500 ribu buruh di seluruh Indonesia akan turun ke jalan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau disebut May Day.

Para pekerja atau buruh ini akan menyuarakan beberapa tuntutan kepada pemerintah pusat dan daerah demi peningkatan kesejahteraan kaum buruh.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengungkapkan, 500 ribu buruh di 32 Provinsi dan 250 Kabupaten akan turun ke jalan.

Mereka akan menggelar aksi di depan kantor gubernur, di antaranya di Serang, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Aceh, Medan, Batam, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, Maluku, dan lainnya.

"Jadi jumlah buruh yang akan aksi bukan cuma 30 ribu orang, tapi setengah juta. Di Jabodetabek, Karawang, Purwakarta khususnya, massa 150 ribu buruh akan beraksi di depan Istana Presiden," kata Said di Jakarta, Minggu (30/4/2017).

‎Titik kumpul peringatan May Day oleh buruh di Jabodetabek di Patung Kuda depan Kantor Indosat pukul 10.00 WIB. Dalam aksinya, buruh mengangkat isu yang disebut HOSJATUM, yakni:

  1. Hapus outsourcing dan pemagangan
  2. Jaminan sosial direvisi, yaitu jaminan gratis seluruh rakyat dan jaminan pensiun buruh sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 60 persen dari gaji terakhir
  3. Tolak upah murah dengan mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Dia menuturkan, ketiga isu ini disuarakan buruh dalam peringatan May Day bukan tanpa alasan. Said menilai, kesejahteraan dan per‎lindungan terhadap buruh menurun drastis dalam dua tahun terakhir.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...