Turki Bisa Rugi Ratusan Juta Dolar Karena Ribut Dengan Rusia

Turki Bisa Rugi Ratusan Juta Dolar Karena Ribut Dengan Rusia

WinNetNews.com - Turki menembak pesawat Rusia bukannya tanpa konsekuensi. Turki bisa kehilangan ratusan juta dolar, baik dari turis Rusia yang semakin menyurut ke Turki, sampai kerjasama bisnis.

Seperti dilansir BBC, Moskow berencana menangguhkan kerja sama militer dengan Ankara, Rabu, 25 November 2015. Penghentian sementara kerja sama di bidang militer tersebut disampaikan perwakilan Staf Umum Rusia. Langkah itu juga akan diiringi dengan peningkatan keamanan pangkalan udara Rusia di Suriah.

Sergey Rudskoy mengutuk serangan terhadap jet tempur Rusia di wilayah udara Suriah oleh jet tempur Turki sebagai "pelanggaran berat hukum internasional". Lokasi kecelakaan itu 4 kilometer dari perbatasan Turki.

Rudskoy menuturkan pesawat perang Rusia tidak melanggar wilayah udara Turki. Selain itu, menurut radar lapangan udara Hmeymim, justru jet tempur Turki yang memasuki wilayah udara Suriah saat menyerang bomber Rusia.

Seperti dilansir BBC, NATO mendukung langkah Turki yang menganggap pesawat Rusia itu melanggar wilayah udara Turki. Presiden Putin menganggap penembakan pesawat itu sebagai pengkhianatan. Rusia langsung menghentikan kerjasama militer dengan Turki dan mengirim kapal kelas destroyer untuk menembak apapun yang mengganggu pesawat tempur Rusia.

Turki menjadi anggota NATO pertama yang menembak jatuh pesawat Rusia dalam 50 tahun. Namun respon Rusia tampaknya tak akan menuju perang sebab walau berbeda kepentingan namun ada satu musuh sama, yakni ISIS.