Turki Kecam AS dan UE

Turki Kecam AS dan UE

Rabu, 10 Agt 2016 | 07:44 | Rusmanto
WinNetNews.com - Turki mengancam membatalkan perjanjian tentang pendatang dengan Uni Eropa (UE) dan memperingatkan akan peningkatan rasa benci AS akibat ketiadaan kesetiakawanan dari Barat terkait upaya kudeta.

Pernyataan keras itu disampaikan sejumlah pejabat tinggi Turki di tengah kunjungan Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan ke Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sejak upaya kudeta, yang berakhir dengan kegagalan, pada 15 Juli lalu, Turki melancarkan pembersihan besar-besaran dalam tubuh militer, lembaga negara, universitas, sekolah, serta media. Kebijakan itu dikecam negara Barat.

Menteri Hukum Turki Bekir Bozdag menyatakan, rasa benci terhadap AS hanya bisa reda jika Washington memulangkan Fethullah Gulen, ulama Turki yang tinggal di AS, yang dituding menjadi dalang kudeta itu.

Dalam menanggapi permintaan ekstradisi itu, Washington menegaskan bahwa Ankara harus memberikan bukti kuat keterlibatan Gulen dalam percobaan kudeta tersebut.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...