Turki Menuduh ISIS Dibalik Serangan Bom

Turki Menuduh ISIS Dibalik Serangan Bom

 

WinNetNews.com - Turki menuduh ISIS dibalik serangan bom di Ankara. Serangan bom di Ankara yang menewaskan 128 orang (ada yang menyebutkan 97 orang) beberapa hari lalu merupakan serangan teroris paling keji dalam satu dekade di Turki. Seperti dilansir The Guardian, sebenarnya sudah ada 2000 polisi menjaga demo ketika serangan bom.

Pemerintah Turki mengklaim memiliki bukti kuat mengenai keterlibatan ISIS dalam pengeboman setelah mengajak 100 penyelidik untuk melihat rekaman CCTV di seluruh Ankara. Turki memperketat perbatasan dan melarang 10 ribu orang tertentu yang dicurigai terlibat dengan ISIS. Para pendemo juga dilarang menaruh karangan bunga sebab dianggap bisa merusak penyelidikan yang masih berlangsung.

Namun ada pihak yang menuduh pemerintah Turki memanfaatkan momen ini untuk menggalang dukungan anti Kurdi dalam pemilu mendatang. Turki sendiri akan mengadakan pemilihan umum November nanti sebab partai berkuasa gagal membentuk pemerintahan.