Turki Rayakan Hari Hak Perempuan, Risma Jadi Keynote Speaker
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. [Foto: republika.co.id]

Turki Rayakan Hari Hak Perempuan, Risma Jadi Keynote Speaker

Rabu, 11 Des 2019 | 16:40 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Bangsa Indonesia, khususnya warga Surabaya, Jawa Timur, patut berbangga hati lantaran Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ditunjuk langsung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui Duta Besar RI di Ankara, Turki sebagai keynote speaker di forum internasional bertajuk Internasional of Women in Local Governments.

Bukan tanpa alasan, penunjukkan Risma ini bertepatan pada momentum perayaan Hari Hak Perempuan tiap tanggal 5 Desember di Turki. Forum internasional tersebut berlangsung pada 11-12 Desember 2019 di ATO Congresium, Ankara, Turki. Risma tak sendiri, ada 17 Wali Kota perempuan dari beberapa negara yang hadir dalam forum itu.

"Dubes RI di Turki telepon kalau dia diminta timnya Presiden Erdogan untuk mengundang saya bicara di sana. Karena dia ada forum, itu yang mengadakan partainya Presiden Turki, tapi kaum perempuannya (AK Party Women’s Wing) untuk menjadi pembicara sebagai pemimpin perempuan,” ujar dia, Selasa (10/12) seperti dikutip Liputan6.com.

Kesempatan menjadi pembicara di forum internasional itu pun tak disia-siakan Risma. Risma akan memanfaatkan forum itu untuk mempromosikan Surabaya. Berbagai hasil produksi Ushaa mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Pahlawan, pun ia bawa. Tujuannya, supaya orang luar negeri mengenal lebih jauh tentang Surabaya dan barang-barang hasil produksinya.

Risma menambahkan, dalam setiap forum internasional yang diikuti, orang luar negeri selalu tertarik dengan berbagai barang dan produk UMKM yang dibawa, seperti kue kering dan aneka olahan minuman.

"Makanya, kadang koper saya banyak. Kalau ada pertemuan (forum), langsung saya buka, saya bagi-bagi. Jadi selanjutnya mereka pesan sendiri, karena di sini (kemasan produk) sudah ada alamatnya (kontak),” kata dia.

Risma mengaku, sebelumnya ia sudah dua kali bertemu dengan Erdogan. Pertama, ketika menjadi pembicara di Istanbul Turki, dan kedua di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.

"Yang pertama waktu saya bicara di Istanbul, waktu berjuang agar Surabaya menjadi tuan rumah Startup Nations Summit 2018. Kemudian kedua, kemarin waktu bicara di Markas PBB,” ungkapnya.

Dalam forum yang berlangsung di Markas PBB tersebut, Risma berada satu panel bersama Presiden Turki, Erdogan. Kala itu, Wali Kota Risma sempat ditawari langsung Presiden Erdogan untuk diundang menjadi keynote speaker dalam rangka perayaan ‘Hari Hak Perempuan’ di Turki.

"Saya satu panel dengan Presiden Erdogan. Kemudian saya iyakan,” ujar Wali Kota Risma.

Nantinya, dalam forum yang berlangsung di ibu kota Turki tersebut, Risma menjadi keynote speaker pada hari pertama yang berlangsung 11 Desember 2019. Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini bakal membagikan cerita tentang keberhasilan Surabaya dalam berbagai program pemberdayaan perempuan.

Namun, pada hari pertama itu, hanya Risma dan Presiden Erdogan yang menjadi keynote speaker. Sementara itu, 17 wali kota perempuan lain, akan mengikuti sesi panel di hari kedua.

"Di sana (Ankara, Turki) saya bicara apapun yang sudah kami lakukan di Surabaya. Fokusnya tentang pemberdayaan perempuan,” tandas Risma.

Setelah forum di hari kedua berlangsung, akan ada penandatanganan naskah kerja sama antar dua kota dan disaksikan oleh Presiden Turki, Erdogan. Yakni, antara Surabaya dengan Gaziantep City, Turki yang memiliki kesamaan dipimpin oleh wali kota perempuan. [liputan6]

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...