Uber Berhentikan Semua Mobil Otonmomnya Setelah Tabrak Pejalan Kaki
ilustrasi

Uber Berhentikan Semua Mobil Otonmomnya Setelah Tabrak Pejalan Kaki

Senin, 26 Mar 2018 | 07:05 | Rusmanto

WinNetNews.com - Kejadian mobil otonom Uber yang menabrak seorang pejalan kaki di Arizona, Amerika Serikat beberapa hari lalu ternyata bukanlah satu-satunya masalah yang ada dalam pengembangan sistem mobil otonom milik Uber.

Dalam data internal yang didapat oleh New York Times, ada catatan yang menyebutkan mobil otonom Uber seringkali gagal memenuhi persyaratan untuk beroperasi di jalanan, demikian dikutip dari The Verge, Senin (26/3/2018).

Salah satu masalah tersebut terkait dengan jajaran Volvo XC90, yaitu ketika si sopir masih terlalu sering mengambil alih kendali mobil ketika dijalankan, sebuah hal yang bakal menunda implementasi teknologi mobil otonom Uber. Hal ini tak sesuai dengan ekspektasi para engineer Uber. 

Masalah lain yang ada terlihat dalam video detik-detik terjadinya kecelakan di Arizona yang menewaskan Elaine Herzberg. Dalam video tersebut terlihat si sopir tengah melihat ke bawah, beberapa saat sebelum mobil menabrak Herzberg, dan kehadiran sopir kedua mungkin saja bisa mencegah terjadinya kecelakaan tersebut.

Menurut catatan, Uber sebenarnya memulai sistem mobil otonomnya dengan dua orang sopir. Namun ketika Uber memutuskan untuk hanya menggunakan seorang sopir, banyak karyawan Uber yang mengutarakan kekhawatirannya ke manajer.

"Mereka takut dengan hanya menggunakan seorang sopir akan semakin sulit untuk terus waspada pada saat proses mengemudi yang monoton," demikian tertulis dalam catatan tersebut.

Masalah-masalah lain yang ditemukan dari catatan tersebut adalah sopir yang perhatiannya teralihkan sampai sopir yang tertidur ketika saat pengujian mobil otonom. 

Namun kini yang jelas Uber punya waktu untuk memperbaiki masalah-masalah itu, karena setelah kecelakaan di Arizona itu, Uber menghentikan semua operasi mobil otonomnya. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...