Udara Jakarta Sudah Tak Karuan, Dishub Usulkan ‘Hari Rabu Tanpa Kendaraan Pribadi’

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Udara Jakarta Sudah Tak Karuan, Dishub Usulkan ‘Hari Rabu Tanpa Kendaraan Pribadi’ Sumber: Kumparan

Winnetnews.com - Kabar terbaru menyebutkan jika Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengajukan usulan kepada Gubernur Anies Baswedan terakit hari Rabu bebas kendaraan pribadi.

Usulan ini diinisasi oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta setelah menilik kondisi udara di Jakarta yang dinilai sudah sangat tidak sehat

Melansir dari Detik.com, Jumat (06/09), Kadishub DKI Jakarta, Syarifin Lupito, menyatakan, “Kenapa demikian, karena kemacetan dan polusi udara Jakarta ini sudah sedemikian parahnya, dan harus kita jadikan sebagai musuh bersama.”

Syarifin mengungkapkan jika kondisi udara yang buruk sebagian besar disebabkan oleh kendaraan bermotor.

“Dengan kita melakukan pengurangan kendaraan bermotor yang beroperasi, otomatis sumber pencemar dari sektor transportasi itu juga berkurang. Kita pahami berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, polusi udara di Jakarta itu 75 persen berasal dari sektor transportasi,” jelas Syarifin, dilansir dari Detik.com pada (06/09).

Usulan ini sebelumnya memang sudah diterapkan dalam lingkungan Dishub DKI Jakarta. Instansi pemerintahan tersebut melarang para pegawainya untuk menggunakan kendaraan pribadi setiap Hari Rabu.

Syarifin menyebut jika Dishub DKI Jakarta menjadi pioneer dalam perumusan kebijakan ini.

“Sebelum ada kebijakan ini, penuh parkiran sama mobil pegawai, sampe enggak ada lahan parkir kosong,” ujar Upi, salah satu PNS di Dishub DKI Jakarta, seperti dilansir dari Merdeka.com, Jumat (06/09).

Upi mengakui jika kebijakan tersebut setidaknya membantu mengurangi polusi udara di Jakarta. Meskipun diakui oleh Upi ia jadi mengeluarkan kocek lebih untuk naik transportasi umum.

Syarifin menyatakan bahwa usulan Hari Rabu bebas kendaraan pribadi sedang dalam proses pengajuan kepada Gubernur DKI Jakarta.

“Saya akan mengusulkan ke Pak Gubernur ya untuk itu, paling tidak dalam lingkup pemerintah DKI Jakarta saja dulu supaya bisa menjadi contoh buat masyarakat luas dan bisa ditiru oleh kantor bahkan swasta yang ada di Jakarta,” tutup Syarifin.

Apa Reaksi Kamu?