Uji Coba Penghapusan 3 in 1 Diperpanjang Hingga 14 Mei 2016

Uji Coba Penghapusan 3 in 1 Diperpanjang Hingga 14 Mei 2016

WinNetNews.com - Uji coba peniadaan 3 in 1 tahap kedua telah selesai dilaksanakan pada Rabu (13/4) kemarin. Namun, Dishubtrans DKI sepakat untuk memperpanjang uji coba tersebut hingga 14 Mei 2016.

"Uji coba akan diperpanjang sampai dengan 4 minggu ke depan (14 Mei 2016) dan akan dilakukan perhitungan perbandingan volume lalu lintas (V/C Ratio) dan perbandingan waktu tempuh (travel time) sebelum dan sesudah ujicoba 3 in 1," ujar Kadishubtrans DKI Andri Yansyah dalam keterangan yang diterima, Kamis (14/4/2016).

"Di samping itu, akan dilakukan perbaikan pada metode jajak pendapat (polling) dengan memperhatikan akurasi responden," imbuhnya.

Hal ini disampaikan Andri dalam laporannya usai rapat evaluasi ujicoba penghapusan 3 in 1 bersama Kadirlantas Polda Metro Jaya, Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Jasa Marga, Biro Perekonomian dan Dishubtrans DKI. Meski demikian, Dishubtrans DKI dan Dirlantas Polda Metro siap menyediakan 20 unit bus gratis bolak-balik di sepanjang jalur 3 in 1 sebagai bentuk dukungan terhadap layanan umum.

Pihaknya juga meminta kepada PT Transportasi Jakarta untuk segera menyelesaikan proses administrasi bus bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Dari 600 bus baru 49 unit yang sudah selesai. Jika 600 bus sudah terealisasi, 66% akan dioperasikan di dalam koridor TransJakarta dan 34% TransJabodetabek," terang mantan camat Jatinegara ini.

Dia juga menugaskan kepada Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kebijakan perpanjangan uji coba penghapusan 3 in 1. Pihaknya juga akan melakukan pengaturan jalan alternatif sebelum dan sesudah memasuki kawasan 3 in 1.

Andri pun meminta agar Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas (UP SPLL) Dishubtrans memastikan Traffic Light di sepanjang koridor 3 in 1 berfungsi dengan optimal. Selama pelaksanaan uji coba tersebut dilakukan, Dishubtrans DKI dibantu dengan aparat kepolisian dan Satpol PP akan menempatkan anggotanya di 42 titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

disadur dari situs detik news