Uji Kelayakan dan Kepatutan Tito Perlu Libatkan KPK, PPATK dan Komnas HAM

Zaenal Arifin
Kamis, 16 Juni 2016 10:41 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Kamis, 16 Juni 2016 10:41 WIB
Image Uji Kelayakan dan Kepatutan Tito Perlu Libatkan KPK, PPATK dan Komnas HAM

 Jakarta, Winnetnews.com -  Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Miko Ginting, mengatakan DPR perlu melibatkan beberapa pihak dalam uji kepatutan dan kelayakan Komjen Pol Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri.

Pihak tersebut, kata Miko Ginting adalah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komnas HAM.

Keterlibatan KPK dan PPATK serta Komnas HAM, dijelaskan Miko Ginting, sebagai bentuk pengawasan DPR terhadap pelaksanaan konsep Nawacita yang menjadi cita-cita pemerintahan Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla.

"Komjen Tito harus dapat membuktikan pilihan Presiden Joko Widodo yang mengajukan dirinya sebagai calon Kapolri sudah tepat," kata Miko Ginting dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Ia berpendapat bahwa pemilihan Kapolri selayaknya dilihat dalam rangka memilih sosok pemimpin Polri yang bersih, kompeten, antikorupsi, serta berkomitmen kepada penegakan hukum.

Pemilihan Komjen Tito, ujar dia, adalah untuk mendorong kebaruan dan reformasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.

Minyak Zaitun Cegah Keriput dan Garis Halus
Vinicius Junior Resmi Gabung Real Madrid

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.