Skip to main content

Uji Kelayakan dan Kepatutan Tito Perlu Libatkan KPK, PPATK dan Komnas HAM

Uji Kelayakan dan Kepatutan Tito Perlu Libatkan KPK, PPATK dan Komnas HAM
Uji Kelayakan dan Kepatutan Tito Perlu Libatkan KPK, PPATK dan Komnas HAM

Jakarta, Winnetnews.com - Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Miko Ginting, mengatakan DPR perlu melibatkan beberapa pihak dalam uji kepatutan dan kelayakan Komjen Pol Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri.

Pihak tersebut, kata Miko Ginting adalah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komnas HAM.

Keterlibatan KPK dan PPATK serta Komnas HAM, dijelaskan Miko Ginting, sebagai bentuk pengawasan DPR terhadap pelaksanaan konsep Nawacita yang menjadi cita-cita pemerintahan Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla.

"Komjen Tito harus dapat membuktikan pilihan Presiden Joko Widodo yang mengajukan dirinya sebagai calon Kapolri sudah tepat," kata Miko Ginting dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Ia berpendapat bahwa pemilihan Kapolri selayaknya dilihat dalam rangka memilih sosok pemimpin Polri yang bersih, kompeten, antikorupsi, serta berkomitmen kepada penegakan hukum.

Pemilihan Komjen Tito, ujar dia, adalah untuk mendorong kebaruan dan reformasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top