UNESCO: Yerusalem Timur Bagian Palestina
Benjamin Netanyahu

UNESCO: Yerusalem Timur Bagian Palestina

Jumat, 14 Okt 2016 | 06:31 | Rusmanto

WinNetNews.com - UNESCO dikecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena menyatakan Yerusalem merupakan bagian dari warisan budaya Palestina.

Dilansir dari AFP, Jumat (14/10/2016), resolusi yang menyatakan hal itu disampaikan oleh beberapa negara Arab, seperti Mesir, Lebanon, dan Aljazair. Sebanyak 24 negara mendukung resolusi itu, 6 negara tidak setuju, 26 negara abstain, dan dua negara absen.

"Resolusi ini merujuk pada pendudukan Palestina dan bertujuan untuk menjaga warisan budaya Palestina serta kekhasan budaya Yerusalem Timur," kata UNESCO dalam rilisnya.

Teks resolusi ini juga mengatakan bahwa Israel merupakan penguasa penduduk di Yerusalem Timur. Salah satu negara yang menentang resolusi ini adalah Amerika Serikat.

"Kami sangat prihatin mengenai masalah resolusi yang dipolitisir secara berulang. Dikatakan untuk memajukan tanah Yerusalem namun kami tak mempercayainya," ucap Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Mark Toner.

Status Yerusalem dari dulu hingga saat ini merupakan kasus yang sulit. Israel merebut Yerusalem Timur dalam perang tahun 1967. Kemudian Israel mencaploknya walau tidak diakui masyarakat internasional.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...