Unggul Statistik, Persib dan Persipura Gagal Meraih Kemenangan

Unggul Statistik, Persib dan Persipura Gagal Meraih Kemenangan

Selasa, 3 Mei 2016 | 18:04 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Pekan pertama ajang Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo sukses dihelat. Sembilan pertandingan berlangsung dan berbagai hasil diperoleh 18 klub yang ikut menjadi peserta.

Menariknya, pada pekan pertama banyak tim-tim tuan rumah yang unggul dalam statistik pertandingan justru gagal meraih kemenangan atas lawannya. Padahal di atas kertas, mereka mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan.

Fakta bermain di depan publik sendiri seharusnya bisa memberikan keuntungan untuk memenangkan laga. Akan tetapi, dari beberapa klub yang bertanding kondisi ini justru gagal membawa kemenangan. Tampak, para pemain tuan rumah malah kehabisan akal untuk mendobrak pertahanan lawan hingga mencetak gol.

Hal ini yang terjadi pada laga Persipura Jayapura melawan Persija Jakarta di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat (29/4/2016) malam. Tim Mutiara Hitam tampak terus menekan, tapi tak mampu menang. Gol yang mereka cetak pada laga yang berakhir 1-1 itu berasal dari titik penalti.

 

Boaz Solossa dkk. bahkan sempat kewalahan menghadapi Persija yang sebenarnya hampir 80 persen skuatnya diisi oleh pemain muda macam Sutanto Tan, Rezaldi Hehanusa hingga Ambrizal Umanailo. Bahkan nama terakhir menjadi pemain termuda lantaran baru berusia 19 tahun.

Alhasil, Macan Kemayoran berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-12 melalui Ade Jantra. Persipura sendiri baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-19 melalui eksekusi penalti James Koko Lomell.

Gol James sebenarnya membuat Persipura kembali mendapatkan kepercayaan diri jika dilihat dari permainan mereka yang mencoba menguasai penguasaan bola hingga mencapai 66 persen berbanding 34 persen milik Persija. Statistik lain juga mencatat, Persipura melepaskan umpan sukses mencapai 81 persen unggul jauh dari Persija yang hanya meraih 68 persen.

Meski begitu dari 12 tembakan yang dilepaskan Persipura hanya empat yang mampu mengarah ke gawang Persija. Dari keempatnya, kiper Andritany Ardhyasa sukses menepis bola tidak masuk ke gawang Persija.

Hasil imbang 1-1 juga terjadi pada laga Persib menjamu Sriwijaya FC Palembang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (30/4/2016) malam WIB. Maung Bandung yang didukung puluhan ribu bobotoh gagal meraup tiga poin atas Laskar Wong Kito.

Meski menguasai pertandingan sepanjang 90 menit, skuat asuhan Dejan Antonic ini gagal menyarangkan gol di babak pertama. Justru Sriwijaya yang bermain hanya mengandalkan serangan balik mampu unggul 1-0 atas Persib melalui sundulan Beto Goncalvez.

Statistik memperlihatkan dominasi Maung Bandung yang berhasil meraih 64 persen penguasaan bola berbanding 36 persen milik Sriwijaya. Tak hanya itu, Atep dkk. juga unggul jauh dalam hal menciptakan peluang dengan membuat total 10 tembakan dimana hanya tiga yang mengarah ke gawang. Angka ini sudah cukup membuktikan bahwa Persib tidak bermain secara efektif pada laga ini.

 

Jika dibandingkan dengan penciptaan peluang, Sriwijaya hanya membuat tiga tembakan dan satu yang mengarah ke gawang langsung berbuah gol. Sangat efektif!

Kendati demikian, berbekal kesabaran dan semangat pantang menyerah, Persib akhirnya berhasil mencetak gol pada menit ke-90+2 melalui Tantan dan menghindarkan dari kekalahan.

image0

Setali tiga uang terjadi juga pada laga Bali United kontra Pusamania Borneo FC. Mirisnya, Laskar Serdadu Tridatu gagal meraih kemenangan akibat gol bunuh diri pemain belakang, Kiko Insa pada menit ke-35. Padahal sebelumnya Bali United berhasil unggul 1-0 lebih dulu berkat gol spektakuler Nemanja Vidakovic pada menit ke-19.

Menjadi lebih mengecewakan bagi skuat asuhan Indra Sjafri ini lantaran mereka bermain dengan sangat baik selama 90 menit. Fadil Sausu dkk berhasil meredam serangan-serangan PBFC yang diisi pemain top macam Pedro Javier.

Statistik mencatat, lini belakang Bali United berhasil membuat PBFC tidak sekalipun mencatatkan satu tembakan mengarah ke gawang pada laga ini.

I Gede Sukadana yang tampil sebagai pemain terbaik pada laga ini sukses menghentikan serangan PBFC sejak dari lini tengah sehingga membuat Ponaryo Astaman tidak leluasa mengalirkan bola ke depan. Terbukti tekel sukses Bali United menyentuh angka 64 persen dan berbanding 50 persen milik PBFC.

 

image1

Berbeda dengan Persipura, Persib dan Bali United yang meraup hasil imbang, beberapa klub seperti Persela Lamongan, Barito Putera dan PS TNI justru harus terkapar di kandang sendiri.

Persela menyerah 0-1 dari Persegres Gresik lewat gol Yusuf Effendi pada menit ke-30. Padahal kembali statistik pada laga ini menunjukkan bahwa tuan rumah memegang kendali penuh terhadap jalannya pertandingan. Laskar Joko Tingkir meraih 57 persen penguasaan bola berbanding 43 persen milik Gresik.

Ulasan di atas membuktikan, untuk meraih kemenangan di Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo, tak hanya harus unggul di angka-angka statistik, tapi juga harus piawai memanfaatkan peluang untuk mencetak gol meski selama 90 menit terus didominasi oleh lawan. Menarik ditunggu apakah tren ini akan terus berlanjut.

Sumber: liputan6.com

Foto: iberita

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...