Unik Ada Es Krim Rasa Marmut di Ekuador, Mau Coba?
Sumber: Liputan6.com

Unik Ada Es Krim Rasa Marmut di Ekuador, Mau Coba?

Jumat, 11 Okt 2019 | 13:45 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Inovasi dalam usaha kuliner memang sangat dibutuhkan. Hal tersebut dilakukan oleh para pengusaha untuk membuat dagangannya semakin menarik dan mampu menarik perhatian pelanggan. Seorang wanita asal Ekuador ditantang oleh warganet untuk membuat es krim dengan menggunakan guinea pig.

Guinea pig di Indonesia lebih dikenal dengan nama marmut. Namun, ukuran hewan pengerat Ekuador ini lebih besar dibandingkan marmut pada umumnya. Marmut Ekuador ini berasal dari wilayah pegunungan Andes di Amerika Selatan.

Selain dijadikan hewan peliharaan, di negara-negara Amerika Selatan seperti Ekuador, Peru, ataupun Bolivia, orang-orang sering memasak guinea pig dengan campuran garam dan disajikan dengan kentang serta saus kacang.

Permintaan es krim dengan rasa guinea pig ini berawal dari seorang wanita Quito yang menjual ratusan cone es krim guinea pig perhari selama beberapa bulan terakhir, dan memiliki kelezatan yang tidak biasa. Sebenarnya, Maria del Carmen Pilapaña telah memiliki ide ini sekitar setahun yang lalu.

Namun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan formula yang pas. Hingga akhirnya wamita ini menemukan sesuatu yang tepat, dengan cara merebus daging guinea pig selama dua jam untuk mendapatkan kaldu yang benar.

Kemudian, daging itu juga dicairkan dan dicampur dengan kaldu untuk membuat pate guinea pig. Hasilnya lalu dicampurkan dengan selai buah seperti markisa, whipped cream, dan susu kental. Setelah dibekukan selama sehari, es krim marmut pun siap disajikan.

“Keluarga saya dan suami saya mengira saya gila. Mereka tak mengira ada orang yang mau es krim ini, tapi sekarang mereka adalah produk utama kami,” kata Maria, seperti dikutip dari Liputan6.com.

Es krim rasa marmut ini dijual dengan harga 1 dolar per kerucut atau 12 dolar per liter. Pembuat es krim ini sekarang sedang mencoba varian rasa lain, yaitu kepeting, ayam, dan babi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...