Unik, Siswi Ini Desain Gaun Pengantin dari 1.500 Surat Cerai

Nurul Faradila

Dipublikasikan 2 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Unik, Siswi Ini Desain Gaun Pengantin dari 1.500 Surat Cerai
Foto: Daily Mail

Winnetnews.com -  Seorang siswi bernama Demi Barnes, membuat gaun pengantin menggunakan dokumen perceraian. Inovasinya ini, telah mencuri perhatian banyak orang, termasuk para desainer ternama.

Dia awalnya mengunggah foto gaun tersebut di Facebook, untuk menunjukkannya kepada sepupunya yang ada di Italia. Gaun pengantin itu diketahui merupakan bagian dari kursus seni GCSE-nya.

Tak disangka, gaun yang terbuat dari bahan tak biasa tersebut viral, sehingga banyak orang yang memuji keterampilan remaja berusia 15 tahun itu dan memintanya untuk mendesain baju pengantin mereka.

Melansir Daily Mail, gaun ini dibuat dengan menggunakan lebih dari 1.500 dokumen perceraian asli. Demi mendesain gaun tersebut untuk mewakili anggapan bahwa banyak ornag yang terburu-buru untuk menikah dan akhirnya bercerai.

“Ketika saya mengunggahnya di Facebook, itu hanya untuk menunjukkan kepada sepupu saya di Italia apa yang telah saya lakukan,” kata Demi Barnes.

“Dalam seminggu, unggahan itu disukai oleh lebih dari 40.000 orang dan orang-orang meminta saya untuk merancang gaun pengantin mereka,” sambungnya.

gaun pengantin dari <b class=surat cerai" height="1001" src="https://asset.winnetnews.com/uploads/images/Nurul%20Faradila-1632883019.jpg" width="634">
Siswi ini rancang gaun pengantin dari surat cerai. Foto: Daily Mail

Demi awalnya ingin membuat gaun dari majalah, tetapi memutuskan untuk mengubah konsepnya dan menggabungkannya dengan bingkai korset kawat, serta menstaples surat cerai di atasnya.

Kepala Sekolah Lingfield Notre Dame Richard Bool, tempat Demi Barnes bersekolah, mengatakan bahwa desain siswanya tersebut menjadi perbincangan di kelas.

“Saya sangat bangga dengan pekerjaan Demi dan seluruh Departemen Seni pada tahun akademik ini. Senang juga melihat kekuatan media sosial bekerja untuk siswa dengan cara yang positif dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...