Untuk Bangun Jalan 2.000 Km Butuh Rp 3,32 T

Rusmanto
Jumat, 21 Agustus 2015 09:45 WIB
Oleh Rusmanto pada Jumat, 21 Agustus 2015 09:45 WIB
Image Untuk Bangun Jalan 2.000 Km Butuh Rp 3,32 T

Jalan lintas paralel perbatasan yang merupakan jalan raya sejajar garis perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan tengah, menjadi salah satu konsentrasi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dari data Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Perumahan Rakyat hingga 12 Agustus 2015, tercatat dari total 2.101 km panjang jalan lintas perbatasan ini, sekitar 703 km masih belum tersambung.

Sisanya telah tersambung, namun masih sebagian saja yang sudah berlapis aspal sempurna. Sepanjang 896,55 km sudah tersambung, namun masih berupa jalan tanah atau lapisan aspal dasar dan baru 500,97 km yang sudah beraspal sempurna.

Untuk menyempurnakannya, dibutuhkan dana yang diperkirakan bakal mencapai Rp 3,32 triliun, yang dibagi dalam 3 tahun anggaran.

Pada 2015, anggaran yang dialokasikan adalah Rp 795,22 miliar, untuk melakukan pekerjaan sepanjang 333,38 km berupa pelebaran dan peningkatan kapasitas jalan.

Sedangkan untuk 2016, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 1,319 triliun dan digunakan untuk melakukan pekerjaan jalan sepanjang 195,37 km.

Sementara di 2017, akan dialokasikan dana Rp 1,2 triliun untuk melakukan pekerjaan yang kurang lebih sama.

"Anggaran 2016 dan 2017 memang lebih tinggi karena semakin banyak jalan yang kita lakukan agregat dan pembangunan konstruksi pengaspalan sekaligus juga membuka lahan yang masih terputus oleh hutan sampai 100%," katanya. (jk)

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Barcelona Serius untuk Datangkan Willian dari Chelsea

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.