Skip to main content

Untuk Bangun Jalan 2.000 Km Butuh Rp 3,32 T

Untuk Bangun Jalan 2.000 Km Butuh Rp 3,32 T
Untuk Bangun Jalan 2.000 Km Butuh Rp 3,32 T

Jalan lintas paralel perbatasan yang merupakan jalan raya sejajar garis perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan tengah, menjadi salah satu konsentrasi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dari data Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Perumahan Rakyat hingga 12 Agustus 2015, tercatat dari total 2.101 km panjang jalan lintas perbatasan ini, sekitar 703 km masih belum tersambung.

Sisanya telah tersambung, namun masih sebagian saja yang sudah berlapis aspal sempurna. Sepanjang 896,55 km sudah tersambung, namun masih berupa jalan tanah atau lapisan aspal dasar dan baru 500,97 km yang sudah beraspal sempurna.

Untuk menyempurnakannya, dibutuhkan dana yang diperkirakan bakal mencapai Rp 3,32 triliun, yang dibagi dalam 3 tahun anggaran.

Pada 2015, anggaran yang dialokasikan adalah Rp 795,22 miliar, untuk melakukan pekerjaan sepanjang 333,38 km berupa pelebaran dan peningkatan kapasitas jalan.

Sedangkan untuk 2016, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 1,319 triliun dan digunakan untuk melakukan pekerjaan jalan sepanjang 195,37 km.

Sementara di 2017, akan dialokasikan dana Rp 1,2 triliun untuk melakukan pekerjaan yang kurang lebih sama.

"Anggaran 2016 dan 2017 memang lebih tinggi karena semakin banyak jalan yang kita lakukan agregat dan pembangunan konstruksi pengaspalan sekaligus juga membuka lahan yang masih terputus oleh hutan sampai 100%," katanya. (jk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top