Untuk Perokok Aktif, Waspada Terhadap Kesehatan Oral
ilustrasi

Untuk Perokok Aktif, Waspada Terhadap Kesehatan Oral

Rabu, 13 Jan 2021 | 10:30 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Mengingat tingkat perokok aktif di Indonesia berada pada angka yang cukup tinggi (sekitar 65 juta perokok per hari), kesadaran mengenai kesehatan gigi dan mulut perlu terus ditingkatkan. Hal ini dikarenakan perokok lebih rentan mengalami gangguan kesehatan oral dibandingkan mereka yang tidak. Simak ulasan berikut yang membahas kondisi apa saja yang umum dialami perokok beserta tips perawatan hingga langkah pencegahannya.

Berbagai masalah oral yang banyak dialami oleh perokok aktif

Para perokok sendiri pasti sudah tahu jika kebiasaan satu ini merugikan bagi kesehatan. Maka tidak heran jika merokok juga bisa memicu masalah di area gigi dan mulut (oral). Apa saja di antaranya?

Noda pada gigi (gigi kuning)

image0

Kondisi ini mungkin cukup mudah ditemui dan banyak dialami oleh para perokok aktif. Berdasarkan Oral Health Foundation, perubahan warna gigi menjadi kuning ini terjadi akibat kandungan nikotin dan tar dalam rokok yang menempel.

Proses menempelnya noda ini bisa terjadi dengan cepat. Maka tidak heran jika beberapa perokok aktif memiliki gigi yang hampir berwarna coklat setelah merokok selama bertahun-tahun.

Penyakit periodontal (gusi)

image1

Dilansir dari laman CDC, penyakit gusi (disebut juga penyakit periodontal) merupakan infeksi pada gusi yang bisa berdampak pada struktur tulang di sekitar gigi.

Penyakit gusi atau periodontal ini terjadi akibat bakteri yang menempel pada gigi masuk ke area gusi. Ketika bakteri ini dibiarkan, plak dan tartar (plak yang mengeras) akan menumpuk lalu memicu fase awal penyakit gusi yang disebut gingivitis.

Pada kasus yang sudah parah, penyakit gusi disebut juga dengan periodontitis dan bisa mengakibatkan tulang dan jaringan yang menahan gigi rusak.

Perokok aktif memiliki risiko dua kali lebih besar mengalami penyakit gusi. Ditambah lagi, merokok bisa memperburuk infeksi yang masih ringan dan mempersulit pemulihannya.

Bau mulut

image2

Asap dari rokok sendiri sudah meninggalkan bau yang tidak sedap pada mulut. Ditambah, American Dental Association menyatakan bahwa merokok bisa menyebabkan mulut kering dan hal ini merupakan salah satu penyebab bau mulut.

Selain itu, penyakit gusi yang dibahas sebelumnya juga bisa memicu bau mulut karena merupakan salah satu gejala dari penyakit tersebut.

Kanker mulut

Kanker mulut mencakup pertumbuhan kanker yang terjadi pada lidah, pipi, bagian bawah atau atas mulut, serta bibir. Perlu diketahui, dilansir dari laman Department of Health & Human Service Australia, 75 persen dari penderita kanker mulut adalah perokok aktif.

Orang yang merokok 40 batang dan minum 4 gelas minuman beralkohol per hari berisiko 35 kali lebih besar mengalami kanker mulut.

Oleh karena itu, kebiasaan merokok sebaiknya dihentikan sesegera mungkin. Mungkin memang sulit, tapi dianjurkan untuk memulai dengan mengurangi frekuensi dan jumlahnya setiap hari.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...