Untuk Stabilkan Harga, Pemprov DKI Kerjasama dengan <em>Online Shopping</em>
istimewa

Untuk Stabilkan Harga, Pemprov DKI Kerjasama dengan <em>Online Shopping</em>

Sabtu, 6 Mei 2017 | 18:56 | Rusmanto

WinNetNews.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meneken nota kerja sama dengan salah satu aplikasi jual-beli online. Lewat penjualan online, Ahok ingin menstabilkan harga.

"Buat saya, ini penting. Kami ingin sekali kerja sama begini biar bisa stabilkan harga," ujar Ahok dalam sambutannya di depan para pelaku UMKM di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/5/2017).

Ahok ingin jual-beli di DKI Jakarta cashless alias tak pakai duit cash lagi. Dia meyakini transaksi cashless bisa membuat distribusi barang merata.

"Lima tahun terakhir harga beras stabil. Dan Pak Jokowi ingin harga daging stabil. Karena kita impor sendiri, main sendiri, impor sendiri, ini stabil. Bagaimana bisa deflasi di Jakarta? Karena kami istilahnya operasi pasar itu subsidi. Kalau dulu, operasi pasar nggak jelas siapa yang beli," tuturnya.

Ahok mengandaikan pendistribusian merata seperti banjir. Jakarta memang kini masih banjir, tapi cepat surut karena air didistribusikan secara merata.

"Jadi, kalau di Jakarta ada 1.167 sungai, bagaimana itu terhubung dengan 13 sungai utama, Cakung Drain, itu nyambung. Maka orang Jakarta merasa banjir itu cepat surut. Jadi apa pun mesti adil, mesti merata. Dagang juga sama, harus adil," terang Ahok.

Ahok menuturkan jual-beli cashless yang coba diterapkan ternyata belum mendapat respons positif. Ketika operasi pasar yang digelar Pemprov DKI melakukan transaksi cashless, ada protes dari Pasar Jaya.

"Kami buat nontunai, diprotes sama Pasar Jaya. Oh, gampang, kami punya KJP. Lalu kita bilang, mau beli barang subsidi harus dengan kartu. Langsung kita operasi pasar," katanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...