Untuk Wanita: Ini Beda Sakit Pinggang Karena Haid dan Hamil
ilustrasi

Untuk Wanita: Ini Beda Sakit Pinggang Karena Haid dan Hamil

Rabu, 1 Apr 2020 | 17:54 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Sakit pinggang bisa dirasakan oleh pria dan wanita. Namun, wanita memang cenderung lebih rentan mengalaminya terutama saat haid dan mengandung. Nah sayangnya, cukup banyak wanita yang tidak tahu perbedaan antara sakit pinggang yang disebabkan oleh haid dan yang menjadi gejala kehamilan.

Padahal, kemampuan membedakan keduanya penting agar Anda bisa cepat mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat. Agar tidak terkecoh, kenali perbedaan sakit pinggang karena haid dan hamil dengan membaca artikel di bawah ini.

Perbedaan penyebab sakit pinggang haid dan hamil

Penyebab paling umum dari nyeri pinggang adalah otot yang menegang (terkilir), biasanya akibat habis melakukan aktivitas fisik berat seperti mengangkat barang atau olahraga. Namun khususnya bagi wanita, sakit pinggang cenderung lebih rentan terjadi saat haid dan ketika hamil.

Nah pertama-tama, Anda perlu pahami dulu apa perbedaan antara penyebab sakit pinggang karena haid dan yang muncul sebagai gejala hamil.

Penyebab sakit pinggang saat haid

Sakit pinggang saat haid menandakan otot-otot rahim sedang berkontraksi cukup kuat untuk meluruhkan jaringannya, yang kemudian Anda kenal sebagai darah mens. Sakit pinggang menjadi salah satu pertanda PMS alias nyeri haid yang terjadi karena perubahan hormon tubuh selama siklus menstruasi.

Nyeri pinggang biasanya mulai dapat dirasakan dalam 1-2 hari sebelum menstruasi ketika kadar prostaglandin meningkat di lapisan rahim. Kadarnya akan paling tinggi pada hari pertama haid. Peningkatan prostaglandin inilah yang memicu rahim berkontraksi agar meluruhkan dindingnya.

Sakit pinggang yang terjadi selama haid biasanya bersifat ringan. Namun, semakin banyak prostaglandin yang diproduksi, efek sakit pinggang akan semakin kuat dan bahkan mungkin menjalar hingga ke punggung dan sekujur kaki. Pada beberapa kasus, intensitas nyerinya bisa sangat hebat dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyeri haid hebat biasa disebut sebagai dismenore.

Penyebab sakit pinggang saat hamil

Sakit pinggang pun juga menjadi salah satu tanda awal kehamilan. Perbedaan penyebab utama dari kemunculan sakit pinggang saat hamil sebetulnya tidak begitu kontrasi dengan yang terjadi akibat siklus haid.

Nyeri pinggang yang terjadi pada awal trimester pertama umumnya disebabkan oleh perubahan hormon sebagai persiapan kehamilan. Saat tubuh mulai menghasilkan lebih banyak progesteron, otot tuba falopi menjadi lemas sehingga sel telur yang sudah dibuahi bisa masuk ke rahim.

Keluhan sakit pinggang saat hamil juga sekaligus menandakan sedang terjadinya proses implantasi, ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim. Implantasi terjadi sekitar seminggu setelah ovulasi atau sekitar 6-12 hari setelah pembuahan.

Seiring usia kandungan bertambah besar, beberapa ibu hamil pun tetap masih dapat merasakan nyeri pinggang. Biasanya hal ini disebabkan oleh pelepasan hormon relaksin yang lebih banyak sehingga  ligamen dan struktur yang mengikat tulang dengan persendian di bagian panggul jadi meregang.

Peregangan ini membuat jaringan otot tidak mampu mendukung beban dan postur tubuh sebaik sebelum hamil. Akibatnya, ibu hamil dapat lebih sering merasakan sakit pinggang.

Selain itu, nyeri pinggang saat hamil juga dapat disebabkan oleh:

  • Gejala gangguan pencernaan seperti perut kembung dan sembelit di awal kehamilan.
  • Bertambahnya berat badan sepanjang masa kehamilan.
  • Pusat gravitasi tubuh yang berubah. Perut yang semakin membesar menyebabkan postur menjadi condong ke depan atau belakang. Otot-otot pinggang yang menahan beban tubuh jadi tertarik sehingga kemudian melemah dan cepat lelah.
  • Saraf terjepit saat hamil karena berat kandungan yang semakin bertambah makin memberikan tekanan berlebih pada persendian panggul.
  • Perubahan posisi bayi dalam kandungan juga dapat menambah tekanan pada saraf panggul sehingga menyebabkan nyeri pinggang saat hamil.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...