Skip to main content

Usai Libur Panjang Lebaran, IHSG Diprediksi Menguat

Usai Libur Panjang Lebaran, IHSG Diprediksi Menguat
Usai Libur Panjang Lebaran, IHSG Diprediksi Menguat

Setelah libur panjang lebaran, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali beroperasi pada hari ini, Rabu (22/7). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sebelum liburan terkoreksi, pada hari ini diprediksi berbalik menguat.

PT Asjaya Indosurya Securities melalui risetnya memperkirakan indeks akan bergerak pada kisaran 4856 hingga 4992, dengan kecenderungan menguat.

William Surya wijaya, Analis Indosurya menjelaskan koreksi yang yang disertai keluarnya modal pada penutupan perdagangan Rabu (15/7) menunjukkan bahwa pada hakekatnya IHSG masih berpotensi melakukan manuver untuk kembali naik. Pasalnya, rilis data ekonomi sebelum liburan menunjukkan masih dalam kategori stabil.

"Pasca lebaran pergerakan IHSG berpotensi akan menguat dengan kecenderungan menuju target resistance 4992. Selama IHSG masih mampu bertahan di atas level support 4856, IHSG dalam jangka panjang masih berada dalam jalur uptrend," jelasnya melalui riset, Selasa (21/7) malam.

Beberapa saham yang menurut Indosurya patut dipertimbangkan antara lain BBNI, EXCL, KAEF, WIKA, GGRM, JSMR, PPRO, dan LSIP.

Sementara itu, Reza Priyambada, Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) menurutkan selama libur Lebaran kondisi pasar modal global tampak baik-baik saja, mulai dari Yunani dan Eropa, Tiongkok, serta AS. Meski terdapat sentimen percepatan kenaikan suku bunga acuan The Fed, tetapi tidak terlalu ditanggapi negatif karena telah terbiasa.

"Dengan kondisi tersebut, seharusnya IHSG masih dapat bertahan dalam tren kenaikannya," tuturnya.

NHKSI dalam risetnya meramalkan IHSG pada perdagangan hari ini akan berada pada rentang support 4845-4858 dan resisten 4887-4912.

"Diharapkan tidak terjadi profit taking di hari pertama perdagangan pasca Libur Lebaran secara masif agar IHSG dapat bertahan di zona hijaunya," kata Reza.

NHKSI merekomendasikan sejumlah saham yang dinilainya layak untuk diperdagangkan, antara lain INTP, ADRO, SCMA, AALI, ICBP, dan NIRO.

(cn)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top