Usai Libur Panjang Semangat Kerja Menurun?

Rusmanto
Rusmanto

Usai Libur Panjang Semangat Kerja Menurun? ilustrasi

Winnetnews.com - Siapa yang tidak semangat menyambut libur panjang? Anda pasti sudah menyiapkan berbagai rencana untuk menghabiskan hari libur bersama keluarga dan orang yang Anda sayangi. Namun, setelah berhari-hari terbebas dari pekerjaan dan harus kembali pada aktivitas biasanya, semangat Anda pasti jadi menurun. Jangan khawatir, simak tips mengembalikan motivasi kerja berikut ini supaya Anda bisa kembali beraktivitas dengan penuh semangat.

Menjadi seorang pekerja membuat Anda jadi sangat sibuk. Anda harus menemui klien di beberapa tempat atau menyelesaikan pekerjaan yang sering kali dikejar-kejar deadline. Semua hal itu membuat Anda terbiasa untuk hidup disiplin. Meski begitu, Anda tetap membutuhkan waktu libur untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran sejenak.

Sayangnya, liburan sering kali membuat Anda malas. Kenapa, ya? Ternyata ini ada kaitannya dengan kebiasaan yang Anda lakukan. Terbiasa hidup santai ternyata bisa membuat Anda cenderung malas. Akibatnya, motivasi untuk kembali kerja jadi menurun.

Agar motivasi kerja Anda kembali setelah libur panjang, coba ikuti beberapa tipsnya berikut ini:

  1. Buat kembali jadwal kegiatan

    Selama liburan, jadwal kegiatan yang biasanya Anda lakukan pasti jadi terbengkalai. Supaya Anda ingat kembali kegiatan apa saja yang harus dilakukan, tidak ada salahnya jika Anda membuat ulang jadwal kegiatan mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali.

    Selain itu, Anda juga perlu membuat to do list (hal-hal apa saja harus diprioritaskan untuk dikerjakan) dan not to do list (hal-hal apa saja yang harus dihindari supaya tidak mengganggu produktivitas Anda).
     
  2. Segera menyesuaikan diri dan kembali aktif

    Kembali pada rutinitas biasanya setelah liburan, tidaklah mudah. Untuk mengatasi rasa malas, Anda perlu mengubah kebiasaan-kebiasaan di saat liburan. Jadi, Anda perlu menyisihkan hari libur untuk membuat jadwal dan mengikuti jadwal untuk melatih diri kembali pada kebiasaan yang disiplin.

    Anda bisa lakukan penyesuaian untuk kembali aktif tersebut dengan segera atau secara bertahap dengan waktu tidak lebih dari dua minggu. Jika terlalu lama, akan banyak waktu terbuang percuma.
     
  3. Tentukan alasan dan motivasi kenapa Anda tidak boleh malas

    Tahukah Anda jika kebiasaan dan pola pikir seseorang itu tidak jauh berbeda dengan orang-orang di sekitarnya? Ya, hal ini dapat berpengaruh pada motivasi kerja seseorang.

    Contohnya, rekan kerja yang malas, bisa membuat Anda ikut merasa malas. Padahal Anda sudah punya niat untuk kembali semangat dalam bekerja kerja. Jika berada dalam situasi demikian, kunci untuk menghadapinya adalah harus mampu memotivasi diri sendiri.

    Bagaimana caranya? Pada dasarnya, sifat manusia itu mencari kesenangan dan menghindari kesengsaraan. Jadi, dengan memikirkan kembali apa keuntungan dan kerugian tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi Anda untuk mengambil langkah yang lebih baik dan menjadikannya sebagai motivasi.

    Sederhananya, jika Anda malas bekerja, pekerjaan akan terus ditunda-tunda. Semakin lama akan terus menumpuk dan pada akhirnya, hasil pekerjaan jadi tidak memuaskan karena dikejar deadline.

    Buruknya lagi, atasan Anda akan bisa memberikan teguran karena kinerja Anda yang buruk dan bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh. Anda jadi kurang tidur karena pekerjaan menumpuk dan mudah stres.

    Sebaliknya, jika Anda semangat bekerja, pekerjaan selesai tepat waktu dan Anda mendapat pujian dari atasan. Selain itu, kesehatan Anda juga terjaga karena rutinitas seperti jam makan, waktu tidur, dan olahraga juga tidak terganggu oleh pekerjaan.
     
  4. Kuatkan motivasi kerja Anda

    Motivasi kerja bukan sebatas supaya kinerja di kantor bagus saja. Ada banyak orang yang semangat bekerja karena adanya motivasi lain, misalnya ingin dapat uang tambahan untuk membeli rumah yang Anda idamkan atau yang lainnya.

    Ingat, semakin banyak motivasi yang Anda miliki, semakin tinggi juga semangat Anda dalam bekerja. Untuk memperkuat motivasi tersebut, maka berikan rangsangan pada indera Anda.

    Caranya mudah, Anda bisa mencetak gambar rumah idaman kemudian menempelkannya di dinding rumah atau memutar iklan rumah tersebut dari ponsel Anda. Semakin sering Anda melihat bagaimana desain rumah dan mendengar keunggulan dari rumah tersebut, motivasi untuk memiliki rumah tersebut akan jadi semakin kuat.
     
  5. Jaga stamina dan kebugaran tubuh

    Perlu Anda pahami jika semangat dalam bekerja bisa memengaruhi gaya hidup Anda dan begitu pun sebaliknya. Bekerja dengan semangat membuat hidup disiplin, bukan hanya pada waktu kerja, namun juga pada kegiatan lainnya. Artinya, hidup disiplin membuat Anda makan tepat waktu dan cukup tidur.

    Supaya tetap bersemangat, tubuh butuh banyak energi. Hal ini membuat Anda jadi lebih baik untuk mempertimbangkan menu makanan dan menyempatkan diri untuk berolahraga supaya tetap bugar.

 

Boleh-boleh saja, jika diperlukan. Anda bisa meminta bantuan orang terdekat untuk memberikan semangat dan mengingatkan Anda jika mulai lalai.

Namun, utamakan diri sendiri dibanding bantuan orang lain. Pasalnya, tidak semua orang akan selalu ada untuk memberikan semangat di saat Anda membutuhkan.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di hellosehat.com dengan judul "5 Tips Ampuh Mengembalikan Motivasi Kerja yang Kendor Setelah Libur Panjang"
 

Apa Reaksi Kamu?