Usulkan Paralayang di Asian Games 2018

Usulkan Paralayang di Asian Games 2018

Jakarta - Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, kembali mengusulkan kepada Olympic Council Asia (OCA) supaya paralayang juga bisa dipertandingkan di event empat tahunan tersebut.

Usulan itu akan disampaikan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo pada kongres OCA di Turkmenistan, 15-16 September mendatang. Ia akan mengikuti kongres tersebut bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Sebelumnya KOI memilih bridge dan membatalkan paralayang (paragliding) dalam daftar cabang olahraga yang diingini tuan rumah. Alasannya, bridge dinilai diminati lebih banyak negara dan juga berpotensi menyumbangkan medali untuk Indonesia.

Namun, belakangan KOI ingin paralayang juga dipertandingan di Asian Games nanti. Jika itu disetujui, maka cabang yang diperlombakan menjadi 37, dari sebelumnya 36.

"Kami masukan kembali paraglayang karena selain berpotensi. Cabang ini juga tidak perlu membangun venue dan bisa dipadukan dengan pariwisata juga," ujar Rita menjelang keberangkatannya ke Turkmenistan, Jumat (11/9/2015).

"Usulan ini sebagai tambahan, dan bukan untuk mengganti cabang lain. Di dalam kongres, OCA akan memberi masukan.

Tentang diterima tidaknya semua tergantung partisipasi negara-negara Asia. Seberapa besar mereka berpartisipasi, apakah 30-40 persen. Kalau kurang, ya dikembalikan lagi kepada Indonesia untuk melobi kembali negara Asia lainnya," tambah dia.