Utang RI Capai Rp 3.091T

Utang RI Capai Rp 3.091T

WinNetNews.com - Pemerintah yakin masih mampu membayar cicilan pokok dan bunga utang pada setiap bulan. Meski posisi utangnya per September 2015 mencapai Rp 3.091,06 triliun.

Rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pemerintah juga dinilai masih pada batas wajar, yaitu 25-26%

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Askolani mengatakan, ekonomi Indonesia masih terus tumbuh setiap tahunnya. Ini salah satu pertanda, pemerintah masih punya kemampuan membayar cicilan utang setiap bulannya.

Pembayaran utang menjadi salah satu prioritas belanja bagi pemerintah. Dalam setiap penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus disiapkan pagunya.

"Kalau pembayaran pokok dan bunga utang masih tetap terkendali dan menjadi salah satu prioritas belanja negara," ungkap Askolani.

Schneider Siahaan, Direktur Strategi dan Portfolio Utang, Ditjen Pengelolaan, Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menambahkan, pembayaran utang menjadi prioritas, karena untuk menjaga kepercayaan investor. Selama ini Indonesia sudah cukup mampu melakukannya.

Bila macet atau tidak bisa dilunasi, tentunya akan membuat pemerintah kesulitan menarik utang. Padahal, Indonesia masih membutuhkan dana yang cukup besar untuk menggenjot penerimaan.

"Kami bayar tepat waktu itu menjaga kepercayaan investor. Kami pasti bayar," ujarnya lebih lanjut.

Diketahui total pembayaran cicilan utang pemerintah sepanjang 9 bulan di 2015 adalah Rp 293,973 triliun, atau 72,8% dari pagu, atau yang dialokasikan di APBN.