Utang RI Terus Membengkak, Menko Airlangga: Kita Tidak Sendiri

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 2 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Utang RI Terus Membengkak, Menko Airlangga: Kita Tidak Sendiri
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Winnetnews.com -  Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi semakin bertambahnya rasio utang pemerintah. Menurutnya, kenaikan rasio utang tak hanya dialami Indonesia, melainkan juga banyak negara di dunia di tengah pandemi Covid-19.

"Rasio utang memang naik tapi kita tidak sendirian hampir semua negara rasio utangnya naik," ujar Airlangga dalam sebuah webinar, Rabu (29/9).

"Saya sampaikan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 varian delta tidak ada satu dari 215 negara yang memprediksi bahwa pandemi berjalan mendekati dua tahun," lanjut Airlangga.

Dalam kesempatan itu, Airlangga berterima kasih kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang telah bekerja semaksimal mungkin dalam mengatasi persoalan ekonomi di masa pandemi.

Ia menambahkan, dari sisi eksternal Indonesia cukup terbantu dengan adanya kenaikan harga komoditas, seperti sawit, karet, tembaga, emas, nikel, baja, hingga batubara.

Berdasarkan laporan Kementerian Keuangan, utang pemerintah per Agustus 2021  mencapai Rp 6.625,43 triliun dengan rasio utang terhadap produk domestik bruto atau PDB sebesar 40,85 persen. Nilai utang itu naik ketimbang posisi Juli 2021 sebesar Rp 6.570,17 triliun.

“Posisi utang pemerintah pusat mengalami kenaikan sebesar Rp 55,27 triliun apabila dibandingkan posisi utang akhir Juli 2021,” tulis Kementerian Keuangan dalam Laporan APBN Kita September 2021 yang dikutip, Selasa (28/9).

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...