Vaksin Sinopharm Tidak Efektif untuk Tangkal Varian Omicron

Rusmanto

Dipublikasikan 5 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

Vaksin Sinopharm Tidak Efektif untuk Tangkal Varian Omicron
detikcom
Winnetnews.com -  Studi terbaru di China yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Infectious Diseases menunjukkan, beberapa subvarian Omicron mampu lolos dari antibodi vaksin COVID-19 Sinopharm dua dosis.

Studi ini dilakukan di China ketika pemerintah menerapkan kebijakan 'nol COVID'. Pihak pemerintah menyetujui pengembangan vaksin COVID-19 Sinopharm untuk melawan virus Corona.

Vaksin BBIBP-CorV merupakan satu dari dua jenis vaksin Sinopharm yang disetujui pemerintah China dan merupakan jenis vaksin yang diekspor.

Berdasarkan hasil penelitian yang diikuti 25 orang penerima dua dosis vaksin BBIBP-CorV, vaksin tidak bisa menetralkan subvarian BA.2.12.1 dan BA.4 atau BA.5 saat menginfeksi tubuh.

"Aktivitas netralisir tidak atau hanya sedikit terdeteksi," kata para peneliti dalam jurnal yang diterbitkan, dikutip dari Reuters, Selasa (21/6/2022).

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, aktivitas netralisir meningkat 24 hingga 48 persen saat subjek penelitian diberikan suntikan booster.

Kemudian angka tersebut meningkat menjadi 30 hingga 53 persen saat subjek penelitian diberikan suntikan vaksin lain dari jenis vaksin Chongqing Zhifei Biological Products (300122.SZ). Vaksin ini juga disetujui penggunaannya di China.

Meski demikian, studi ini tidak terfokus pada efektivitas vaksin booster. Melainkan melihat pada jenis vaksin mana yang paling ampuh menurunkan risiko keparahan penyakit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Studi: Subvarian Omicron Mampu Lolos dari Antibodi Vaksin Sinopharm"


 

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...